SURABAYA | duta.co – Para Prajurit dan Ibu Jalasenastri Polisi Militer Lantamal V terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine dalam rangka deteksi dini bagi Prajurit dan keluarga Polisi Militer Lantamal V.

“Sebagai aparatur penegak hukum di lingkungan TNI AL, penyalahgunaan narkoba harus dihindari. Penyalahgunaan tersebut memberikan efek negatif, baik dari segi fisik maupun psikologis serta terhadap lingkungan sosial,” jelas Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono Komandan Polisi Militer Lantamal V, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, istilah bahaya narkoba yang digunakan di Indonesia sebenarnya mengacu kepada penyalahgunaan obat-obat berbahaya. Beberapa jenis narkoba merupakan obat yang digunakan oleh dunia kedokteran sebagai obat bius, penghilang rasa sakit, dan mengobati berbagai jenis penyakit berbahaya.

“Penyalahgunaan terjadi ketika orang mengkonsumsi jenis obat narkoba tanpa resep dokter dan menggunakannya diluar dosis yang dianjurkan. Akibatnya orang yang mengkonsumsi tersebut menjadi kecanduan,” ungkap Joko-Sapaan akrabnya.

Joko menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba akan ditindak dengan ancaman terberat adalah pemberhentian dengan tidak hormat dari kedinasan.

“Semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine secara mendadak dalam rangka deteksi dini bagi Para Prajurit dan keluarga Polisi Militer Lantamal V, saya harapkan kegiatan ini dapat memberi manfaat yang besar khususnya bagi Para Prajurit dan keluarga,” ujar Danpom Lantamal V.

Sebelum acara sosialisasi yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Polisi Militer Lantamal V tersebut, dilakukan pengecekan Tes Urine secara mendadak yang bekerjasama dengan Diskes Lantamal V dengan memilih secara acak Prajurit Polisi Militer Lantamal V yang hadir dalam acara sosialisasi tersebut.

Selanjutnya acara sosialiasi dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber dari BNNP Jatim yaitu AKBP Ria Dahmayanti, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Kegiatan sosialiasi ini masih merupakan rangkaian dari HUT Polisi Militer TNI AL ke 73 yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2019 nanti. Setelah sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan Coffee Morning Community, Menembak dengan Mitra Kerja dan Bakti sosial berupa Donor darah. (and)