Komunitas Esport Surabaya yang tergabung dalam Kill The LAst saat penyerahan hewan kurban, Jumat (31/7/2020). DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co  – Komunitas – komunitas gamers Surabaya ikut bergabung dalam kegiatan sosial bersama ratusan komunitas lainnya.

Mereka yang tergabung dalam wadah Kill The LAst ini menyerahkan hewan kurban ke pondok pesantren (ponpes).

Koordinator Kill The LAst Surabaya, Zuli Bachtiar mengatakan komunitas gamers yang terlibat dalam kegiatan berbagi ini adalah Hakana Borneo, Surabaya Legacy (SLGC), Asli Surabaya (A.S).

Ada juga Give Player Reliable Scarce (GPRS) ESPORT. Mereka datang dari berbagai macam genre game, dari mobile legends, PUBG, dan sejumlah genre lainnya.

“Jadi Hakana Borneo, Surabaya Legacy (SLGC), Asli Surabaya (A.S), kemudian Give Player Reliable Scarce (GPRS) ESPORT ini berkolaborasi, mereka iuran untuk membeli kambing ini,” kata Zuli, Sabtu (1/9/2020).

Kambing kurban tersebut beberapa hari lalu sudah diserahkan ke sebuah pondok pesantren (ponpes).

Kolaborasi gamers dalam kegiatan ini sangat menggembirakan. Pasalnya gamers Surabaya selama ini dikenal punya rivalitas tinggi dalam berbagai kompetisi game.

Namun, persaingan kompetisi game ternyata tidak menyurutkan semangat kebersamaan tim-tim e sport di Surabaya untuk melakukan kegiatan sosial bersama. Mereka juga tergabung dalam wadah LAzone Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi yang melibatkan 379 komunitas di 42 kota.

Ada lebih dari 15 ribu anggota dari komunitas besar ini. Komunitas itu di antaranya SuperAdventure, SuperSoccer, Bold Riders, dan Heppiii Community yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama kali terjadi ini. ril

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry