
JOMBANG | duta.co – Selama dua hari, Jumat-Sabtu (16-17/1), digelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) oleh Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU MA Salafiyah Syafi’iyah Seblak Diwek. Kegiatan digelar di aula lantai dua MA Seblak.
Menurut Ketua Panitia Makesta, Firda Putri Khurun’in, kegiatan diikuti 34 peserta. “Yang 14 dari pengurus baru IPNU, yang 20 dari IPPNU,” imbuh santri asal Ponorogo ini.
Makesta, lanjutnya, diisi berbagai materi. Mulai dari kebangsaan, adimistrasi, sejarah IPNU-IPPNU, kepeminpinan, Aswaja dan Sejarah Pesantren Seblak.
Khusus materi Wawasan Kebangsaan, pematerinya dari PW IPNU Jawa Timur. “Rekan Fatih Maulana Al-Maraghi yang menyampaikan materi itu, kalau sejarah IPNU-IPNU disampaikan Rekan Umar Faruq, Ketua PAC IPNU Diwek,” imbuhnya.
Pelaksanaan Makesta, lanjut Firda, diharapkan mampu melatih kepemimpinan pengurus baru dalam memimpin organisasi. “Sehingga IPNU-IPPNU makin maju di komisariat ini,” pintanya.
Dia menambahkan, Musyawarah Komisariat IPNU-IPPNU Seblak sudah digelar Rabu, (17/12/2025) lalu. Berdasar hasil pemilihan, disepakati Guruh Aji Prasetya sebagai Ketua IPNU. “Dan Lubnaya Khomaini dipilih sebagai Ketua IPNU-, nya, pengurus baru sudah dilantik tanggal 18 Desember 2025,” tambahnya.
Ketua PAC IPNU Diwek Umar Al-Faruq berharap para peserta makin berbangga mengikuti organisasi. “Apalagi ketua umum IPNU periode pertama tidak lepas dari Jombang,” ujarnya.
“Kita harus terus belajar berorganisasi lewat IPNU, karena kelak kita yang akan ganti menjadi pemimpin di negeri ini,” imbuhnya. “Karena di IPNU-IPPNU sebagai sarana upgrade diri, belajar skill baru, mengasah kemampuan bersosialisasi dan tempat mengembangkan diri,” tambahnya.
Dia berharap peserta Makesta tidak berhenti perannya di acara ini saja. “Kiranya bisa melanjutkan kaderisasi yang ada di IPNU-IPPNU selanjutnya,” pintanya.
Dihubungi terpisah, Kepala MA Seblak, Budi Santoso, berharap para peserta bisa berperan aktif. “Karena Makesta ini tidak hanya kami niatkan untuk seremoni tahunan menyambut kader-kader baru, tapi lebih pada penguatan karakter keorganisasian dan mental mereka,” ujarnya. “Agar mereka siap berkontribusi melalui organisasi di level Komisariat IPNU-IPPNU Aliyah Seblak,” imbuhnya.
Dirinya mengaku memfokuskan untuk penguatan dan pengembangan program-program harian sebagai pembentuk karakter siswa. “Sehingga IPNU-IPPNU di madrasah ini bisa membantu kegiatan-kegiatan pembiasaan dan ekstrakurikuler yang sudah ada,” pungkasnya. (muk),
Kontributor: tim LTN MWCNU Diwek





































