LUMAJANG | duta.co  – Fakultas Kedokteran  Universitas  Airlangga (FK Unair) melaksanakan kegiatan Peduli Korban Erupsi Semeru pada Minggu, 30 November 2025. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, FK Unair menyerahkan bantuan bagi korban erupsi yang disalurkan langsung di lokasi terdampak Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Dr. Reny I’tishom yang hadir mewakili pimpinan FK Unair selaku Ketua Unit Komunikasi & Informasi Publik (KIP) dan Museum. Bantuan diterima secara langsung oleh Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati. Sebanyak 379 paket tas sekolah beserta perlengkapan alat tulis diserahkan sebagai dukungan pendidikan bagi anak-anak terdampak bencana.

Dr. Ishom menyampaikan bahwa FK UNAIR turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Lumajang. “FK Unair turut bersedih dan prihatin atas kejadian ini. Sebagai institusi pendidikan, kami berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak, terutama anak-anak sekolah yang sementara harus menghentikan kegiatan belajar mengajar. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung mereka agar tetap dapat belajar,” ujarnya.

Usai penyerahan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, rombongan FK Unair melanjutkan kunjungan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang untuk memastikan bantuan tersalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Selain Dr. Ishom, hadir pula dr. Khildan Miftahul Firdaus, Sp.An., M.Ked.Klin, perwakilan Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) Unair, Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari, mahasiswa KPLA, serta dr. Rosyidah selaku Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang sekaligus Ketua IKA UNAIR PC Lumajang.

Setelah dari BPBD kegiatan selanjutnya adalah mengunjungi lokasi terdampak erupsi Semeru dan lokasi pengungsian sementara warga terdampak.
Melalui sinergi antara Unair, Fakultas Kedokteran, Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran, serta berbagai elemen pendukung lainnya, bantuan berhasil disalurkan secara cepat dan tepat kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini menunjukkan komitmen UNAIR dalam bergerak bersama untuk kemanusiaan.

Sebagai penutup, FK UNAIR mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk terus memperkuat solidaritas. ril/hms