
SURABAYA | duta.co – Tidak mudah adaptasi novel yang sudah terkenal ke dalam karya film. Banyaknya ekspektasi pembaca novel karya Leila S. Chudori setebal 400 halaman dan sudah ratusan kali cetak ulang menjadi pertumbangan tim film Laut Bercerita perlu lama untuk menjadikannya sebuah skenario.
Sutradara Yosep Anggi Noen mengaku perlu waktu setahun untuk bisa mendapatkan skenario Film Laut Bercerita sebelum difilmkan. Pekerjaan paling sulit adaptasi film dari karya novel best seller yakni mempertahankan originalitas sesuai dalam novel divisualisasikan dalam sebuah film.
Hasilnya cukup bagus, meski durasi waktu film cukup panjang lebih dari dua jam, penonton film Laut Bercerita di XXI Plaza Tunjungan Surabaya Sabtu 24 Oktober 2026 malam tidak beranjak dan tetap setiap mengikuti alur film yang di akhir sesi cukup menegangkan.
Film ‘Laut Bercerita’ menjadi salah satu tontonan yang menyuguhkan bagaimana sejarah pergerakan para pemuda pada tahun 90an, serta insiden penculikan terhadap para aktivis saat itu. Meskipun cerita fiksi, namun film ini mengisahkan rasa kehilangan, daya tahan, sekaligus harapan.
Film ‘Laut Bercerita’ tayang perdana pada 11 Oktober 2026 di Busan, Korea Selatan, dan akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026. Pada hari ini, Sabtu 24 Oktober 2026 sejumlah cast dan sutradara menyapa para penonton yang ada di XXI Tunjungan Plaza Surabaya.
“Dalam karya film kali ini, yang kami pilih berbicara tentang masa lalu. Masa lalu yang sebenarnya masih belum memiliki kejelasan hingga sekarang, seperti kasus orang hilang, pelanggaran hak asasi manusia, dan sebagainya,” ujar sutradara Yosep Anggi Noen.
Melalui film ini, Yosep menuturkan semata mata tujuannya untuk mengingatkan kepada generasi saat ini, bahwa kemanusiaan adalah hal yang paling mendasar dan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan harapan, sejarah yang buruk tersebut tidak terulang kedepannya.
“Caranya adalah dengan membuat film yang kemudian bisa menjadi jendela bagi kita untuk melihat sejarah kita yang masih belum terselesaikan dan masih gelap. Sebab, menyongsong masa depan yang lebih baik adalah ketika kita memiliki kejelasan tentang sejarah kita,” terangnya.
Yosep menambahkan untuk menampilkan situasi 90 an, tim mencari lokasi dan aktor pendukung yang memang sesuai dengan usia. Dengan dukungan aktor ternama yang pas sesuai alur cerita seperti Kristin Hakim, Reza Rahardian dan Dian Sastro yang dikenal punya karakter kuat.
Diadaptasi dari novel best seller berjudul sama karya Leila S. Chudori, Laut Bercerita disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, skenario film juga ditulis oleh Leila Chudori bersama Yosep Anggi Noen. Dibintangi oleh Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Pakusadewo, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, Afrian Arisandy.
Terinspirasi dari kisah nyata, film ini mendapat dukungan dari Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI). Bahkan mereka memberikan pendampingan, agar cerita dalam film ini serupa dengan sejarah, bagaimana terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia di masa lalu.
Ketua IKOHI, Dandik Adhisura berharap, anak anak muda jaman sekarang, merasakan secara langsung atmosfer pergerakan saat itu. Meskipun mereka tidak mengalami peristiwa itu secara langsung dan memiliki jarak, baik dari segi waktu maupun usia, dengan peristiwa tersebut.
“Oleh karena itu, kami merasa bahwa meskipun Laut Bercerita merupakan cerita fiksi, novel dan film. Ini bisa menjadi pemantik bagi anak-anak muda untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada peristiwa tahun 1998,” ujar Dandik.
Film ‘Laut Bercerita’ berlatar di Yogyakarta, akhir 1990-an, dimana suasana kampus di Yogyakarta diliputi ketegangan setelah penangkapan tiga mahasiswa yang menyebarkan buku terlarang. Biru Laut, mahasiswa yang gemar membaca dan menulis, memutuskan bergabung dengan kelompok studi Winatra.
Namun mereka terus bergerak hingga suatu malam, Laut dan sejumlah kawannya menghilang tanpa kabar. Bapak, Ibu, adiknya Asmara Jati, serta sahabat-sahabat Laut kemudian menjalani pencarian panjang untuk menemukan jawaban tentang mereka yang hilang. Imm






































