Menteri Koperasi Ferry Juliantono berkunjung ke Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Indonesia Punya Kamu, dengan tema "Energi untuk Indonesia Maju : Sinergi Pendidikan Tinggi dan Dunia Kerja", Senin (24/11/2025).

SURABAYA | duta.co – Menteri Koperasi Ferry Juliantono berkunjung ke Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Indonesia Punya Kamu, dengan tema “Energi untuk Indonesia Maju : Sinergi Pendidikan Tinggi dan Dunia Kerja”, Senin (24/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rektor dan Wakil Rektor Unair, serta ribuan mahasiswanya.

Dalam penyampaiannya Ferry Juliantono menekankan, pentingnya membumikan kembali nilai-nilai koperasi kepada generasi muda. Menurutnya, koperasi merupakan amanat konstitusi yang selama 30 tahun terakhir terlupakan, sehingga bangsa seolah kehilangan arah.

“Ini momen koperasi bisa tersampaikan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa. Koperasi adalah amanat konstitusi, tetapi sudah lama disorientasi. Kita yang harusnya sosialistik religius dan gotong-royong justru tergantikan oleh nilai individualistik,” ujarnya seusai kegiatan.

Ferry menegaskan, bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan mengandung nilai pendidikan dan budaya. Melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kementerian Koperasi berupaya menerjemahkan cita-cita ideologis Presiden Prabowo untuk mengembalikan praktik ekonomi Indonesia ke sistem yang sesuai konstitusi.

Ia menambahkan, bahwa pengembangan koperasi bukan hanya tugas kementerian, melainkan tanggung jawab bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Airlangga karena menjadi jembatan untuk membekali mahasiswa bahwa koperasi harus terus diperjuangkan. Ke depan koperasi harus dikelola modern, diperkuat digitalisasinya, dan dikembangkan model bisnisnya. Harapannya dalam 1–2 tahun bisa menjadi alternatif lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ferry juga mengapresiasi komitmen Wali Kota Surabaya yang akan menjadikan koperasi kelurahan sebagai wadah pemasaran produk lokal dan mendorong pelaku UMKM memiliki badan usaha koperasi.

“Kami di Kementerian Koperasi dengan lembaga pengelola dana bergulirnya akan melakukan inkubasi, pendampingan dan membiayai koperasi-koperasi yang dibentuk misalkan oleh Pak Walikota di Surabaya untuk memperbesar kapasitas UMKM yang ada di kota Surabaya,” ucapnya.

Ferry juga menyatakan, harapan besar kepada Unair agar dapat mendorong tumbuhnya industri berbasis riset kampus. Terlebih, menurutnya akan hadir 80.000 outlet ritel modern yang membutuhkan pasokan produk dari industri lokal.

“Kami mengharapkan bisa terciptanya industri-industri yang tumbuh. Karena akan ada 80.000 outlet berupa retail modern yang akan diisi oleh produk-produk yang dibangun oleh industri yang akan melibatkan perguruan tinggi menciptakan lapangan pekerjaan dan anak-anak muda,” pungkasnya. (rud)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry