MALANG – Galeri Investasi (GI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) Lanjutan dan bedah Emiten. Dengan merangkul Bursa Efek Indonesia (BEI) Jatim dan PT Indopremier Sekuritas, ketiganya berkolaborasi mengupas strategi investasi.

Menurut Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi bahwa SPM lanjutan saat ini merupakan kegiatan spesial karena melibatkan praktisi dengan paket lengkap. Yakni BEI, PT Indopremiere serta ada emiten yang siap dibedah untuk menunjukkan kinerja keuangan dan non keuangan kepada milenial investor yaitu PT Transkon Jaya Tbk. Hal ini akan memberikan informasi yang lengkap, tepat dan cepat kepada investor dalam membuat keputusan investasi di pasar modal.

“GI BEI FEB Unisma telah menjembatani kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Sejalan dengan kurikulum MBKM, laboratorium ini sangat mendukung upaya program studi untuk mencapai kompeten mahasiswa di bidang pasar modal,” ungkap Diana.

Dekan yang dikenal inovatif ini juga mengutarakan, diantaranya kompeten mahasiswa di bidang pasar modal melalui praktik magang, pengajarnya dosen dan praktisi yang merupakan pelaku di pasar modal. Galeri investasi ini sangat mendukung penyediaan data riset dibidang pasar modal maupun untuk pengabdian masyakarat. Seperti edukasi ke warga desa dalam program desa nabung saham, juga program siswa SMA/ SMK belajar saham.

Tahapan edukasi diberikan dalam bentuk SPM level Basic sampai dengan Advance, termasuk dalam bentuk konvensional maupun Syariah. Kompetensi mahasiswa dalam capaian pembelajaran ini selanjutnya diexplore ke masyarakat. Salah satunya melakukan pengabdian masyarakat kepada siswa SMA/SMK. Pengabdian secara daring di Kabupaten Malang dimana sumber daya alamnya sangat tinggi, diharapkan masyarakat desa melek berkesinambungan.

Dalam kesempatan ini, Alex Syauta selaku Corporate Secretary PT Transkon Jaya Tbk membedah tentang Emiten. Perusahaan ini bisnis utamanya rental kendaraan pertambangan dan jasa pengadaan internet di Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan. Langkah awalnya, pada 2020 melakukan penawaran umum perdana saham, kemudian pada 2015 perseroan mengembangkan usaha ke wilayah luar Kalimantan. Tahapan berlanjut dengan penambahan lini bisnis.

Dalam menjalankan Corporate Social Responsibility perusahaan ini fokus pada pendidikan bagi sumber daya mahasiswa.

Dalam menyikapi Green Energi Transkon pada 2014 memfokuskan ekspansi, melakukan penanaman pohon di hutan kota. Serta mengambil ISO manajemen lingkungan, pendapatan pun kemudian semakin meningkat karena melakukan ekspansi.

Sedangkan Asikin Ashar selaku Trainer BEI Jawa Timur memaparkan tentang pasar ekonomi global yang mana sejak kuartal pertama mengalami penurunan. Tetapi mengalami kenaikan di kuartal kedua. Kondisi infrastruktur pasar modal perusahaan sekuritas ada 94, perusahaan juga mengalami kenaikan.

“Perkembangan pasar modal Indonesia mengalami kenaikan dan penurunan merupakan hal yang wajar karena dengan naik turunnya akan menghasilkan keuntungan,” ungkap Asikin.

Dalam acara ini, Peni Rahmadani SE ME QWP selaku Invesment Specialist Manager Indopremier Sekuritas memaparkan cara menggunakan analisis fundamental. Dimana ekonomi Recovery yang diharapkan akan membantu perekonomian itu sendiri dan pasar modal akan menarik lagi. Maka dari itu generasi millennial harus dapat mengikuti perkembangan industri dengan menjadi investor sebagai bentuk andil dalam membangkitkan pekonomian negara.

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry