FEB Unisma mengenalkan Industri Pasar Modal Lewat Program Road to BEI & IPOT yang dikemas virtual.

MALANG | duta.co – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar kegiatan Road to PT Bursa Efek Indonesia dan PT Indopremire Sekuritas. Kegiatan ini untuk mengenalkan dunia industry kepada mahasiswa sebagai implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sejak dini kepada mahasiswa baru.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi berterima kasih kepada PT BEI Kanwil Jatim dan PT Indopremiere yang berkenan menerima Tim KSPM. Mahasiswa dapat mengenal lebih dekat keterlibatan dunia indutri dalam mendukung program merdeka belajar. Serta bagaimana dunia praktik sesungguhnya berkiprah di dunia Pasar Modal.

“Kami harapkan lulusan FEB Unisma dapat berprofesi di bidang pasar modal,” ungkap Diana.

Dekan yang inovatif ini juga mengapresiasi tim KSPM yang menjalankan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi maba untuk mengenal lembaga pasar modal. Galeri Investasi BEI Fakultas ini meski di masa pandemi, justru telah meraih banyak kejuaraan tingkat nasional yang diadakan oleh BEI.

Dalam kegiatan ini, Adhe Citra Widiatmoko, East Regional PT Indo Premier Sekuritas, mengatakan bahwa pihaknya berperan meningkatkan literasi investasi di pasar modal melalui aplikasi IPOT. Hal ini untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Indonesia agar dapat mengenal investasi. Ia berharap lulusan FEB Unisma tidak hanya bekerja di sektor perbankan melainkan juga di bidang pasar modal.

Sementara itu, Asikin Ashar dari BEI Jatim, bahwa studi banding ini berguna untuk menjembatani antara ilmu di perkuliahan dengan yang ada di industri. Terlebih lagi jika mengingat peningkatan jumlah investor yang sangat signifikan di dua tahun terakhir dapat membuat industri di pasar modal semakin bergairah. Maka dari itu kedepannya akan dibutuhkan SDM yang mumpuni untuk membawa pasar modal Indonesia agar menjadi lebih baik di masa depan.

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan studi banding ini dapat digunakan sebagai jembatan agar teori yang diajarkan dengan praktik yang ada di lapangan dapat diaplikasikan. Lewat kegiatan ini mahasiswa baru FEB UNISMA dapat berinvestasi dengan benar sesuai prinsip yang ada di BEI dan PT. Indopremier Sekuritas.

“Karena dengan berinvestasi masa depan kalian akan dapat tertata dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini ditayangkan video virtual tour Gedung Bursa Efek Indonesia agar audien dapat mengenal dan mengetahui situasi BEI serta dapat mengetahui pentingnya berinvestasi untuk masa depan. Asikin menjelaskan bahwa pasar modal adalah tempat bertemunya pihak yang memiliki dana lebih dan pihak yang memerlukan dana melalui instrument finansial seperti saham, obligasi, reksadana, ETF, dan lain sebagai.

Struktur Pasar Modal Indonesia terdiri dari OJK yang membawahi BEI, KPEI, KSEI, Perusahaan Efek, Lembaga Penunjang, Profesi Penunjang, Pemodal dan Emiten. Dalam pasar modal Indonesia saat ini terdapat 30 sekuritas, 539 galeri investasi, 442 komunitas investor dan beberapa channel IDX.

Imam Gunadi selaku Investment Specialist PT Indo Premier Sekuritas menambahkan bahwa saat ini banyak sekali generasi milenial ikut-ikutan dalam berinvestasi. Dengan kegiatan ini diharapkan maba FEB Unisma bisa memahami investasi di pasar modal dengan baik.

Salah satunya profesi yang ada di PT Indo Premier Sekuritas adalah Investment Specialist. Merupakan perusahaan finansial yang memperdagangkan saham, reksadana, obligasi, ETF melalui satu super app investasi yang telah diawasi OJK sejak 2002 dengan slogan “Semua Bisa Investasi”. Juga merupakan sekuritas dengan jumlah nasabah terbesar di Indonesia, dengan 750.000 nasabah. Program yang dilakukan oleh PT Indo Premier Sekuritas khususnya investment specialist diantaranya regular webinar, IPOT Academy, SPM, dan masih banyak lagi. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry