Gelar FGD guna sempurnakan Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat FEB Unisma hadirkan tiga panelis sekaligus.

MALANG | duta.co – Dalam rangka finalisasi Draft Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma). Maka dibutuhkan masukan akhir untuk penyempurnaan Roadmap tersebut. Digelar Focus Group Discusion (FGD) dihadiri seluruh Dosen Fakultas ini dilaksanakan secara daring melalui media Zoom Meeting, Rabu (1/09/ 2021).

Sebagaimana dinyatakan oleh Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi, bahwa Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai pijakan bagi dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara berkesinambungan. Dengan memuat tiga komponen penting yaitu pertama bagaimana aktivitas penelitian dilakukan, kedua bagaimana aktivitas pada periode saat ini dilakukan, dan ketiga bagaimana aktivitas pada periode yang akan datang.

Untuk menyiapkan Draft Roadmap telah digelar rangkaian kegiatan Workshop penyusunan Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat bidang ekonomi dan bisnis syariah.

“FGD ini untuk menyusun Roadmap penenelitian di tiap program studi dengan melibatkan kelompok keahlian tiap dosen,” ungkap Diana.

Dr Muchammad Arrozi Fachruddin SE Ak MSi, dalam paparannya mengatakan bahwa sebuah riset perguruan tinggi harus memiliki keunggulan masing-masing, sehingga diturunkan ke Fakultas dan mendukung ke masing-masing Program studi.

Seperti halnya di Program Studi Manajemen, Akuntansi, Perbankan Syariah di FEB Unisma sudah memiliki Milestone penelitian dan pengabdian dari tahun ke tahun sehingga tercapainya Roadmap tersusun. Sehingga muara yang telah dibangun mendukung SDGs dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) dengan sesuai hasil dari Topik dan Kajian Rumpun Ilmu Sosio Humaniora,

Ia kemudian memberikan contoh seperti seorang Dosen membuat Riset pada tahun sebelumnya dengan judul Budgetary Slack untuk pengukuran kinerja. Maka pada tahun selanjutnya harus memikirkan pengembangan dari topik yang sudah dicanangkan, sehingga di tahun yang akan datang tercapai sesuai dengan Roadmap yang disusun oleh masing-masing Program Studi sesuai dengan bidang kajian ilmu tiap Dosen.

“Roadmap Penelitian di Perguruan tinggi harus memiliki nilai inovasi yang memberikan kontribusi pada kebutuhan industry. Hal ini dimaksudkan agar industry di Indonesia berkembang maju dan meningkatkan kemakmuran,” ujar Muchammad Arrozi.

Ia memaparkan pula, Roadmap penelitian dan pengabdian di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan artikel yang dipublikasi pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Namun memiliki dampak pada pertumbuhan industri di Indonesia. Inilah ditunjukkan dengan nilai Inovasi dari sebuah hasil riset.

Sementara Prof Drs Junaidi Mistar PhD selaku Wakil Rektor I Unisma mengatakan bahwa penelitian dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas, efektifitas dan efisiensi sumber daya dan sumber dana. Penelitian tentunya dilaksanakan berdasarkan visi, misi, strategi, dan kebutuhan perguruan tinggi.

Roadmap diperlukan untuk memenuhi standar PT yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 49 tahun 2014 terkait standar Nasional Pendidikan Tinggi.

“Ruang lingkup standar Nasional penelitian meliputi, hasil penelitian, isi penelitian, proses penelitian, penilaian penelitian, peneliti, sarana dan prasarana penelitian, pengelolaan penelitian, serta pendanaan dan pembiayaan penelitian,” tutur Prof Junaidi.

Sementara itu Ketua LPPM Unisma, Dr Nour Athiroh SSi Mkes sangat mengapresiasi langkah Fakuktas ini yang telah mengkoordinasi prodinya untuk menjembatani agenda riset dari program studi yang dibawahi oleh Dikti dan Diktis.

“Bagaimana nanti bisa kita menjadi ‘Roadmap’ riset ke depan itu kita jabarkan dari Perpres Nomor 38 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) supaya semua lembaga tidak melakukan riset dengan seenaknya sendiri, tanpa melalui koordinasi yang baik,” urai Athiroh. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry