SHARING SESSION : Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi (tengah) saat sharing session dengan Wakil Rektor I Prof Dr Juniadi Mistar PhD dan Ketua Program Internasionalisasi FEB UB Imam Subekti PhD. (duta/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Sharing Session, Kamis (22/08/2019). Mengambil tema Best Practice  International Class  Program, yang bertujuan memantapkan program internasionalisasi fakultas yang banyak diminati mahasiswa ini.

Dalam kesempatan tersebut dibedah pengalaman fakultas  Ekonomi dan Bisnis UB dalam membuka kelas internasional. Dalam sambutannya   Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi menyatakan bahwa kelas internasional merupakan salah satu  bentuk implementasi rencana strategis Universitas Islam Malang  menuju world class University.

FEB sendiri telah menjalankan berbagai program  terkait hal ini, diantaranya penerimaan mahasiswa asing, yakni dari Thailand, Malaysia, Taiwan yang melalui berbagai program seperti kuliah, Inbound Mobility Program.

“Selain itu kegiatan visiting Profesor,  seminar, Guest Lecture, konferensi yang bersifat  internasional, Summer School Program dan Student Exchange. Selanjutnya dalam waktu dekat akan diperluas melalui kegiatan KKN dan Magang internasional, juga pembukaan kelas internasional serta membuka program  Dual Degree,” urai Nur Diana.

FEB sendiri telah mempersiapkan dukungan sarana dan prasana seperti keberadaan Language Center, pembukaan international Development Division maupun perangkat pembelajaran jarak jauh dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor Unisma Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Drs Junaidi Mistar PhD menyampaikan bahwa dalam milestone Unisma sudah dicanangkan bahwa 2027 kampus ini menyongsong menjadi Worldclass University. Maka sudah selayaknya menyambut hal tersebut sudah dilakukan berbagai upaya internasionalisasi sebagaimana sudah dilakukan FEB sebagai The Leading Faculty di Unisma.

“Rintisan kelas internasional harus sudah diupayakan, maka dari itu kami berharap dengan kegiatan sharing session dapat menimbah Best Practise implementasi international class sebagaimana yang sudah berjalan di FEB UB,” ujar Prof Junaidi.

Saat ini Unisma juga melakukan perekrutan kepada mahasiswa asing, dan alhamdulilah FEB ini merupakan fakultas favorit bagi  pendaftar mahasiswa asing.

Sementara itu Ketua Pengelola International Undergraduate Program FEB UB, Imam Subekti PhD  secara  gamblang menyatakan, international program meliputi program degree dan program dual degree yang melibatkan perguruan tinggi mitra dengan menpertimbangkan  kerjasama Umdengan perguruan tinggi mitra dari negara yang berbeda-beda.

Disamping harus mempertimbangkan relevansi kurikulum yang relevan antara kampus dalam negeri dan kampus mitra di  luar negeri, kesamaan course material dan case study, budaya akademik internasional serta keseimbangan mahasiswa asing dan mahasiswa lokal yang menjadi peserta international class. Sementara itu untuk degree program mahasiswa diarahkan untuk mengikuti program summerschool atau student exchange berkisar sampai 6 bulan.

Konsep yang  menjadi bahasan serius para peserta sharing session  diantaranya menyangkut masa studi, kurikulum dan sarana prasarana yang harus dipersiapkan guna mendukung proses pembelajaran, penguatan  kemampuan bahasa asing dan lain sebagainya.(dah)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry