Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi (ft/dedik ahmad)

MALANG | duta.co- Era ekonomi digital saat  ini internet banyak mengambil peran terkait dengan keperluan bisnis. Sektor bisnis yang selama ini identik dengan pekerjaan manual meski sudah menggunakan komputer seperti entry data, menyusun laporan keuangan, atau menghitung arus kas, masih harus dilakukan secara manual.

Fenomena di atas ditangkap Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas  Islam  Malang (Unisma) dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi terutama di bidang penelitian, maka saat ini mahasiswa harus mendapat wawasan di bidang akuntansi manajemen.  Mata kuliah ini merupakan wajib bagi 3 program studi yang ada di FEB Unisma.

Dekan FEB Unisma, Nurdiana SE MSi mengatakan “Kecerdasan buatan atau artificial intelijen (AI) dan pembelajaran mesin telah menjadi katalis utama untuk mengubah peran akuntansi manajemen. Maka untuk itulah fakultas Kami mempersiapkan diri,” ungkapnya.

Persiapan yang dimaksud diatas menggelar Guest Lecture yang menghadirkan Yuningsih PhD dari Curtin University Australia membahas Current Issue Devolepment Management Accounting Practise in Economic Digital Era diikuti 1.200 mahasiswa FEB Unisma.

Narasumber tunggal Yuningsih memaparkan, tentang teknologi dalam merubah peran akuntansi manajemen dan bagaimana artificial intelegent akan dapat menjadi jawaban dalam menjalankan fungsi dalam organisasi profesi. Akuntansi manajemen harus memiliki keterampilan dan kemampuan presentasi komunikasi dan leadership.

“Mereka harus memahami bisnis secara lebih mendalam dan menyajikan ide-ide yang dapat berkontribusi kepada perusahaan tempat ia bekerja,” urainya.

Di samping itu, Yuningsih melanjutkan, big data yang sedang menjadi primadona di era digital, kini banyak perusahaan mengandalkan data dari berbagai sumber untuk mengambil keputusan dan memperbaiki layanan. (dah )

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.