Pengumuman Kompetisi Desa Nabung Saham.

MALANG | duta.co – Tim KSPM Galeri Investasi FEB Unisma sukses menggelar acara “Penyerahan Penghargaan Kompetisi Desa Nabung Saham” yang bekerjasama dengan TPKAD, OJK, Bursa Efek Indonesia, IndoPremier Sekuritas.

Menurut Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, ia mengapresiasi teman-teman KSPM Galeri Investasi BEI FEB Unisma yang telah melakukan aksi nyata meningkatkan literasi keuangan dan investasi. Kali ini aksi nyata yang dilakukan membidik kemampuan literasi investasi keuangan warga desa di pasar modal. Ia anggap ini sungguh luar biasa, di mana kegiatannya langsung merangkul enam desa.

“Jika saya disuruh rating kinerja Galeri Investasi yang berada dibawah koordinasi Bursa Efek Indonesia wilayah kerja OJK Malang, maka Galeri Investasi BEI FEB Unisma ini rating 10 yang terbaik di Kota Malang,” tutur Kepala OJK Malang, Sabtu (11/09).

Dengan berbagai inovasi melalui gerakan pengelolaan bank sampah yang keuntungannya untuk modal investasi di pasar modal yang kemudian dan digetoktularkan menjadi satu kegiatan yang positif buat mahasiswa dan juga aksi nyata bagi masyarakat desa.

“Kami sepakat dengan apa yang disampaikan Bu Nur Harjanti (Head of Market Development Area 2 PT Bursa Efek Indonesia), bahwa ini merupakan yang pertama kali di Jatin yang sekaligus membidik 6 desa sehingga kami akan mencoba memperluas lagi kompetisi desa nabung saham ini secara Nasional,” ujar Sugiarto Kasmuri.

Kepala OJK Malang juga menyampaikan pesan dari guru-gurunya bahwa “Jika kamu ingin kaya, jangan menabung. Tapi investasilah.” Ini merupakan terobosan yang baik karena menggunakan dana ideal untuk investasi. Ia juga berpesan berhati-hatilah dalam berinvestasi karena banyak sekali tawaran-tawaran yang berkedok investasi, tetapi justru perbuatan penipuan.

Sementera itu Dekan FEB Unisma, Nur Diana menyampaikan bahwa adanya Galeri Investasi BEI FEB Unisma bekerjasama dengan OJK, BEI, dan IPOT untuk meningkatkan literasi dan edukasi pasar modal. Sosialisasi tersebut menyasar di kalangan mahasiswa, pondok pesantren, dan masyarakat desa se-Malang Raya. Diana berharap Program Desa nabung saham dapat menghindari praktik investasi ilegal dan investasi bodong dengan modus mengumpulkan uang dengan menabung yang mengakibatkan perekonomian desa labil.

“Kami berharap program ini dapat berjalan Continue dan terima kasih kepada pihak yang sudah mendukung stimulus pemberian penghargaan kompetisi desa nabung saham,” ujar Diana.

Dekan yang dikenal inovatif melanjutkan, bahwa desa-desa pemenang bisa menjadi pemicu gerakan Yuk Nabung Saham dan mewujudkan inklusi keuangan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Serta menurunkan tingkat kemiskinan di desa, lantaran melihat masyarakat desa biasa menyimpan aset dalam bentuk barang atau simpanan yang kurang produktif.

Nur Harjantie selaku Head of Market Development Area 2 PT. Bursa Efek Indonesia menuturkan bahwa dengan mendapatkan hibah PHP2D Kemendikbudristek, KSPM Galeri Investasi BEI FEB UNISMA menggandeng teman-teman yang sedang KKN untuk mempercepat program ke area pedesaan yang lain. Ia pun sangat mengapresiasi dan bangga atas inisiasi program yang sedang berjalan.

Head of Market Developmen BEI Jatim ini juga bwrharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat memenuhi informasi investasi di desa serta pasar modal lebih dekat dengan masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Harapan kedepan semoga kegiatan ini dapat berjalan terus-menerus dan dapat diperluas cakupannya serta rutin dilaksanakan di Malang Raya.

Nur Harjantie kemudian menyampaikan pantun. “Buah Mangga Buah Strawberi, disimpan di lemari. Merebus Ikan Pari sambil menanak nasi, kami bangga Galeri Investasi FEB UNISMA aktif membangun negeri. terus tingkatkan literasi dan investasi maju terus Pasar Modal Indonesia,” ujarnya.

Adhe Citra Widiatmoko (East Regional Manager PT. IndoPremier Sekuritas) juga mengapresiasi kegiatan kompetisi desa nabung saham dengan peserta yang berasal dari se- Malang Raya. Sejak pandemi Covid-19 kegiatan yang dilakukan sangat terbatas, sehingga banyak merubah kebiasaan masyarakat. Sejalan dengan IHSG pada 2020 berada di angka 4.000-an dan pada Jum’at, 10 September 2021 ditutup dengan harga 6.095 ini merupakan sentimen positif untuk berinvestasi.

IndoPremier Sekuritas melalui IPOT bertujuan untuk mempermudah masyarakat Indonesia untuk berinvestasi. Disaat pandemi covid ini, IndoPremier Sekuritas telah melaunching aplikasi IPOT yang dimana setiap investor dapat membeli saham, reksadana, ETF, obligasi cukup melalui satu aplikasi saja.

Acara dihadiri oleh seluruh warga desa yang mengikuti kompetisi, mahasiswa Kandiddat sarjana Mengabdi Tematik Unisma, Dosen pembimbing Lapangan KSMT. Adapun kegiatan ini berjalan atas dukungan TPKAD, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia Kantor Wilyah Jawa Timur, PT IndoPremier Sekuritas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Galeri Investasi BEI FEB Unisma dan Tim KSM Tematik FEB UNISMA yang telah bekerjasama dan mensupport kegiatan dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana selama edukasi, Throphy, Hadiah Binaan, dan Merchandise sebagai penghargaan untuk kompetisi Desa Nabung Saham.

Raihan Penghargaan dalam kompetisi desa nabung saham ini juara 1 diraih oleh Desa Sumbersuko, Wagir, Kab. Malang dengan perolehan nilai 500 pemberian hadiah diserahkan oleh Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri. Juara 2 diraih oleh Desa Lesanpuro, Kota Malang dengan perolehan nilai 317,5 pemberian hadiah diberikan oleh Head of Market Development Area 2 PT BEI, Nur Harjanti dan Juara 3 dengan perolehan nilai 162,5 hadiah diserahkan oleh Dekan FEB Unisma, Nur Diana. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry