MALANG | duta.co – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) memperkuat kompetensi mahasiswanya dibidang Digital Marketing. Dengan menggandeng Asosiasi Digital Marketing Indonesia menggelar Digital Marketing Practitioner Course Bacht I. Sekolah Digital Marketing ini diselenggarakan satu semester yang menekankan aspek penguatan praktik hingga 80%.

Dekan FEB Unisma Nur Diana, SE MSi menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan asosiasi digital marketing serta implementasinya dalam bentuk Sekolah Digital Marketing Bacht I. Rencananya di tahun ini akan terlaksana sekolah digital marketing dengan ujian sebanyak 14 kali. Ini sama dengan satu semester dimana sekolah ini nantinya akan diampu oleh para praktisi yang kompeten di bidang digital marketing.

“Hal ini sangat penting mengapresiasi dari apa yang disampaikan Ketua Digital Marketing Indonesia bahwa pada intinya kami harus selalu merespon segala perubahan yang ada di lingkungan bisnis,” ujar Diana.

Lebih lanjut Dekan yang dikenal inovatif ini menyampaikan bahwa saat ini perkembangan teknologi digital semakin berkembang dimana semua aspek kehidupan akan terimbas dengan digitalisasi. Bahkan jika melihat di era ini tiga disrupsi yang melanda dari suatu perusahaan atau kehidupan. Sehingga era ini memunculkan tiga Dirupsi yaitu technological Disruption, Millennial Disruption dan Pandemic Disruption yang mana hal ini harus direspon dengan baik oleh perusahana maupun dunia bisnis.

“Untuk mengantisipasi hal ini perlu penguatan kompetensi sumber daya manusia dalam hal ini FEB Unisma merupakan perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan lingkungan industri,” ujar Diana

Untuk itulah untuk penyiapan kebutuhan sumber daya kompeten di bidang digital marketing Fakultas ini bekerja sama dengan asosiasi digital marketing untuk penyelenggaraaan sekolah digital marketing yang nantinya diharapkan akan memberikan amunisi tambahan bagi mahasiswa atau calon lulusan FEB Unisma yang akan semakin Expert dan kompeten.

“Dalam kurikulum memang ada mata kuliah digital marketing, namun harus diperkuat dengan kelas profesional karena yang mengisi adalah para Expert praktisi yang tentunya kurikulumnya 80% lebih banyak praktiknya,” urainya.

Diana berharap bagi peserta untuk mengikuti dengan baik karena nanti ada reward dari fakultas ada pengakuan SKS dan juga ada pengakuan surat kompetensi pendamping ijazah. Ini nanti akan menambah amunisi saat lulus selain dapat ijazah di SKPI-nya ada keahlian di bidang digital marketing yang tentunya yang menilai dari asosiasi digital marketing Indonesia.

Sementara itu kuliah perdana Sekolah Digital Marketing menghadirkan narasumber Dian Martin yang merupakan Ketua Asosisasi Digital Marketing Indoesia. Ia menyampaikan apresiasinya atas tindaklanjut MoU dengan FEB Unisma.

Ia merasa senang sekali bisa menindaklanjuti pertemuan pertama Januari 2021 lalu. Tahun ini dapat bertemu kembali bukan hanya sebagai kuliah singkat tetapi kuliah selama 10 pertemuan.

“Kita akan mempelajari bersama-sama, teman-teman mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan kampus Unisma ini. Dimana slogannya adalah Smart, Creatifity dan Inovatif, ini merupakan bagian dari inovasi yang diadaptasi terhadap hal-hal baru tanpa meninggalkan kebaikan-kebaikan yang sudah ada,” paparnya.

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry