Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi (kiri atas) saat memberikan sambutan dalam General Stadium "Personal Development in Career Building".

MALANG | duta.co – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelanggarakan Studium General. Dalam kesempatan ini  bertajuk “Personal Development in Career Building“. Kegiatan ini untuk mengembangkan soft-skill dan personality lulusan dan rangkaian dari Pendidikan Etika Pengembangan Diri.

Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi, mengatakan bahwa di era Society 5.0 membutuhkam SDM kompeten dan memiliki karakter. Maka adaptasi untuk memenuhi hal tersebut perlu pengembangan diri, agar tidak lagi perlu melakukan pekerjaan yang bersifat klerikal dan berulang. Pekerjaan ini sudah tergantikan oleh robotic, artificial intelligence dan lain sebagainya.

“Pekerjaan level low sudah tergantikan robotic, sehingga kebutuhan SDM meningkat untuk pekerjaan pada level middle. Pada level inilah anda harus kompetensi agar mampu bersaing menjadi SDM handal ” jelas Diana, Rabu (07/04).

Dekan yang inovatif ini kemudian melanjutkan, soft-skill harus lkuat untuk meraih posisi  pada level middle. Pasalnya tenaga kerja harus mampu melakukan analisis, decision making, negosiasi, dan kreativitas. Guna hal tersebut, lanjutnya, perlu etika pemgembangan diri agar para alumni mampu beradaptasi sesuai kebutuhan era industri saat ini.

Bekal tersebut dengan menggelar seminar yang menghadirkan  Dr. Umi Dayati, M.Si pakar pengembangan diri level Asia Tenggara. Ia pun memberikan materi persiapan memasuki dunia kerja seperti etika wawancara, cara membuat lamaran, personal branding, public relation, dan self improvement, serta, strategi menghadapi tes pekerjaan. 

Selain itu, pihaknya juga menghadirkan psikolog dan motivator nasional Risa Rahmawati S.Psi M.Psi yang memaparkan cara membangun kepribadian yang baik. Ia juga menunjukan cara membangun personal branding, dan strategi sukses menjawab wawancara kerja, serta trik membangun karir di era pandemi.

Peserta yang luring mencapai 200 orang dan secara daring via Zoom Meeting dan channel Youtube sebanyak 500 peserta. Mereka pun antusias dan terkesima menyimak paparan narasumber yang sangat energik dan terkadang mengundang gelak tawa. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry