
SURABAYA | duta.co – Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan terus membawa perubahan positif. Salah satunya adalah sistem antrean online yang diterapkan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) melalui Aplikasi Mobile JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Layanan ini tidak hanya menghemat waktu tunggu pasien, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi dalam sistem pelayanan rumah sakit. Fawwazah Fatika Eliya Rahma (17), warga Sumur Welut, Kota Surabaya merasa sangat terbantu dengan adanya sistem antrean online.
“Sekitar dua minggu yang lalu, saya didiagnosis oleh dokter bahwa saya sakit tipes. Beruntung sebelum sakit saya telah mengenal Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi untuk peserta JKN ini sangat membantu saya mulai dari periksa ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga ke rumah sakit,” ucap Fawwazah, Kamis (12/6/2025).
Fawwazah merupakan salah seorang peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya setiap bulan dibayarkan oleh pemerintah. Ia menjelaskan bahwa selalu datang ke puskesmas lebih pagi dari jam layanan untuk mengambil nomor antrean. Namun setelah itu masih harus menunggu antrean yang sangat panjang.
“Sebelum saya tahu ada antrean online, saya datang jam 6 pagi. Lalu saya harus menunggu sampai berjam-jam untuk dilayani, bahkan yang datang setelah saya dilayani terlebih dahulu karena mendaftar antrean melalui Aplikasi Mobile JKN,” jelas Fawwazah.
Fawwazah juga mengungkapkan tentang kemudahan dirinya yang berobat di Puskesmas Bangkingan Surabaya, lalu pihak puskesmas memberikan rujukan dengan tujuan Rumah Sakit (RS) Wiyung Sejahtera Surabaya. Ia pun menggunakan fitur antrean online yang terdapat pada Aplikasi Mobile JKN.
“Saya memilih menggunakan fitur antrean online tersebut, alasannya karena antre untuk berobat saja pasti akan sangat memakan waktu. Antre lama, belum lagi berkerumun di lokasi bersama orang yang sakit juga,” tutur Fawwazah.
Menurut Fawwazah, fitur ini dapat berperan besar dalam menggantikan sistem antrean manual yang ada. Ia pun tidak mengalami kesulitan tertentu saat melakukan pendaftaran antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera.
“Sistem ini terintegrasi dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Jadi, ketika saya sudah dirujuk secara elektronik dari puskesmas ke rumah sakit, maka datanya otomatis masuk. Saya tinggal klik dan konfirmasi,” ujar Fawwazah.
Bukan hanya itu, Fawwazah juga mengakui bahwa Aplikasi Mobile JKN merupakan salah satu cara cepat daftar melalui pintu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Ia merasa senang karena suasana puskesmas maupun rumah sakit menjadi lebih tertib dan kondusif.
“Saya merasakan manfaat dari Aplikasi Mobile JKN ini, karena jika saya atau keluarga saya ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, maka tidak perlu repot lagi untuk menunggu antrean pelayanan terlalu lama, sebab sudah bisa mengambil antrean secara online dan bisa datang ketika nomor antrean saya atau keluarga sudah dekat,” sambung Fawwazah.
Menurut Fawwazah, antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN merupakan sebuah inovasi yang memberikan banyak manfaat bagi peserta JKN. Di era digital ini, BPJS Kesehatan berhasil menyesuaikan kondisi zaman.
“Semoga BPJS Kesehatan selalu melakukan inovasi untuk memudahkan peserta agar dapat merasakan manfaat yang semakin baik setiap harinya. Saran saya bagi semua peserta JKN wajib mengunduh aplikasi ini, terutama bagi mereka yang tidak suka menunggu terlalu lama,” tutup Fawwazah. ril/lis