
SURABAYA l duta.co – Kota Surabaya menjadi pembuka gelaran wondr Futsal Series Surabaya 2026, kompetisi futsal pelajar terbesar di Indonesia yang akan menjangkau 40 kota di seluruh Tanah Air. Turnamen yang berlangsung di Jawa Pos Arena pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2026 ini menjadi awal dari upaya pembinaan atlet muda menuju panggung nasional hingga internasional.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir, didampingi Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Gerindra Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS). Ribuan pelajar, guru, orang tua, hingga pecinta futsal memadati arena untuk menyaksikan dimulainya kompetisi bergengsi tersebut.
Momentum pembukaan semakin istimewa dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Futsal Asia, yang menunjukkan bahwa perkembangan futsal Indonesia mulai mendapat perhatian dari dunia internasional. Kehadiran pejabat federasi futsal Asia tersebut menjadi sinyal positif atas meningkatnya kualitas pembinaan futsal usia muda di Indonesia.
Laga pembuka mempertemukan SMAN 3 Surabaya menghadapi SMAN 19 Surabaya. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dan memperlihatkan kualitas permainan para pelajar yang dinilai memiliki potensi besar menjadi atlet masa depan Indonesia.
Dalam sambutannya, Erick Thohir menegaskan bahwa pembinaan futsal di tingkat sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi emas olahraga Indonesia. Menurutnya, futsal kini tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga telah berkembang menjadi industri olahraga yang mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
“Saya melihat dari salah satu kota dengan tiga indikator, yaitu jumlah penonton dan dampak yang dihasilkan. Kalau dilihat rata-rata, dampak ekonominya mencapai sekitar 22. Jadi impact-nya luar biasa, baik secara ekonomi maupun dalam menghasilkan talenta,” ujar Erick Thohir.
Ia menambahkan, kompetisi berjenjang seperti wondr Futsal Series menjadi wadah yang sangat penting untuk menemukan pemain-pemain muda berbakat sebelum melangkah ke level profesional maupun tim nasional.
Sementara itu, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyebut turnamen ini sebagai fondasi regenerasi atlet futsal Indonesia. Menurutnya, ajang yang melibatkan peserta dari berbagai daerah tersebut menjadi kesempatan emas untuk menemukan bibit-bibit baru yang mampu mengharumkan nama bangsa.“Region Series ini merupakan ajang pembinaan futsal untuk wilayah Jawa Timur yang menjadi bagian dari rangkaian 40 kota di Indonesia. Saya melihat ini sebagai cikal bakal regenerasi atlet-atlet futsal nasional. Kita berharap muncul bibit-bibit baru yang nantinya mampu bersaing di tingkat PON, nasional, hingga kejuaraan regional dan internasional,” kata BHS Rabu, (29/7/2026).
Ia optimistis Jawa Timur, khususnya Surabaya, memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain-pemain futsal berkualitas.“Jawa Timur dikenal sebagai gudangnya talenta sepak bola. Saya yakin futsal pun memiliki potensi yang sama. Insya Allah Surabaya atau Jawa Timur bisa menjadi juara nasional dan menyumbangkan pemain terbaik bagi Indonesia,” tambahnya.
wondr Futsal Series 2026 sendiri menjadi salah satu kompetisi futsal pelajar terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Setelah Surabaya, turnamen akan berlanjut ke berbagai kota lainnya hingga menjangkau 40 kota di seluruh Indonesia.
Melalui kompetisi berjenjang ini, penyelenggara berharap mampu memperkuat ekosistem futsal nasional, meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia sekolah, serta membuka jalan lahirnya generasi baru pemain futsal Indonesia yang siap bersaing di tingkat Asia maupun dunia.(gal)





































