Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kanan) menyerahkan kartu tani sehat kepada Ketua DPD APTRI PTPN X, H Mubin (dua dari kiri) disaksikan Direktur Utama PT NMU dr. Ary Sylviati (kiri) Sekrestaris DPD APTRI PTPN X Heru Pranoto (tengah) dan Ketua Dewan Pembina DPP APTRI, Arum Sabil (kanan) dalam penyerahan secara simbolis Kartu Tani Sehat, Senin (24/6). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Petani tebu di bawah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X kini tidak hanya memiliki kartu tani. Tapi kartu tani itu sekaligus kartu untuk berobat di rumah sakit dan klinik di bawah jaringan PT Nusantara Medika Utama (NMU) anak usaha PTPN X.

Kartu yang diberinama Kartu Tani Sehat itu kini siap didistribusikan ke para petani. Tidak hanya berlaku bagi si petani tapi untuk keluarganya, istri dan anaknya.

“Kami perkirakan akan dimanfaatkan oleh 24 ribu orang, petani dan keluarga petani tebu di bawah PTPN X,” ujar Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo di sela peluncuran kartu tani sehat di kantor PTPN X Surabaya, Senin (24/6).

Kartu Tani Sehat ini, bukan untuk mengharapkan para petani ini sakit. Namun ini sebagai langkah antisipasif jika rasa sakit itu datang. “Kita siap sedia. Tidak ada yang mau sakit tapi kita harus lakukan langkah antisipasi,” ungkap Dwi.

Dikatakan Dwi, PTPN X adalah perusahaan milik negara yang selama ini melibatkan petani tebu sebagai mitra. Sebanyak 95 persen bahan baku gula berasal dari para petani yang merupakan mitra kerja PTPN X. “Ini kontribusi kami kepada para mitra itu. Sebenarnya bukan hanya petani tebu tapi pihak lain yang sudah memberikan kontribusi terhadap industri gula ini harus diakomodir, kita harus sejahterakan,” tukasnya.

Kartu tani sehat ini harus dibawa para petani tebu dan keluarganya ketika berobat. Juga harus disertakan kartu BPJS Kesehatan atau JKN KIS yang dimiliki. “Jadi kalau bawa Kartu Tani Sehat ini akan ada jalur khusus. Kita siapkan loket khusus dan pelayanan khusus. Poli eksekutif bagi pemegangnya,” tutur Direktur Uama PT NMU, Ary Sylviati.

 Kartu Tani Sehat ini memberikan prioritas layanan kesehatan bagi petani untuk berobat di empat rumah sakit dan 22 klinik di bawah naungan PT NMU. Keuntungan dari penggunaan kartu tani sehat ini antara lain, prioritas antrian rawat jalan di Poli Eksekutif.

Juga aka nada diskon 10% untuk tarif kamar rawat inap, diskon 10% untuk paket medical check up, diskon 5-10% layanan facial Mesotheraphy di seluruh klinik kecantikan ESME. Juga akan diberikan  diskon 5% untuk layanan farmasi, laboratorium dan radiologi, diskon 10% Layanan di Griya Battra RS Gatoel.

Gratis laundry selama opname untuk pasien VIP, Super VIP atau President Suite; gratis 1 kali layanan home care/home visit setelah pulang dari rawat inap; dan gratis layanan ambulans dalam kota ketika pulang dari rawat inap.

Empat rumah sakit milik PT NMU yaitu RS Gatoel Mojokerto, RS HVA Toeloengredjo Pare Kediri, RS Perkebunan Jember, dan RS Medika Utama Blitar, telah terakreditasi paripurna oleh KARS.

Akreditasi rumah sakit merupakan pengakuan jaminan kualitas dalam pelayanan kesehatan rumah sakit

Ketua Dewan Pembina DPP APTRI, Arum Sabil mengapresiasi langkah PTPN X untuk mengangkat derajad para petani tebu khususnya di wilayah kerja.

“Petani tebu dan industri ini saling membutuhkan. Memang bahan baku selama ini mayoritas dari petani tapi kalau tidak ada yang mengolahnya, akan jadi apa tebu itu. Makanya kita harus bersinergi karena saling membutuhkan,” ungkap Arum Sabil. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry