Rektor Ikip Budi Utomo Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko di tengah-tengah mahasiswa NTT.

MALANG | duta.co – Bencana akibat cuaca ekstrem di NTT, menggugah rasa empati IKIP Budi Utomo (IBU) Malang. Kampus ini langsung bergerak cepat mengumpulkan bantuan untuk disalurkan ke wilayah terdampak.

IKIP Budi Utomo sebagai salah satu lembaga pendidikan, yang juga memiliki mahasiswa dari kawasan tersebut, ikut prihatin. Serta menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya.

Bukan itu saja, kampus yang memiliki ratusan mahasiswa dari kawasan Indonesia Timur ini, langsung bergerak cepat. Untuk bisa membantu meringankan penderitaan warga yang terdampak.

“Kami langsung menghubungi berbagai pihak, termasuk alumni IKIP Budi Utomo yang berasal dari kawasan tersebut, untuk mengumpulkan bantuan. Apapun bentuknya. Yang nantinya, akan kami salurkan ke wilayah bencana,” ujar Rektor IKIP Budi Utomo, Dr. Nurcholis Sunuyeko.

Ia juga langsung meminta dilakukan pendataan, terkait mahasiswa atau keluarga mahasiswa IKIP Budi Utomo, yang kemungkinan terkena dampak. Jika nantinya ada yang terkena musibah, IKIP Budi Utomo sudah menyiapkan bantuan secara khusus.

“Bentuknya macam-macam. Bisa diberikan beasiswa, keringanan beaya kuliah atau sampai pada pembebasan. Termasuk bisa saja, kebutuhan mahasiswa yang terdampak itu, akan dipenuhi kampus, selama orang tuanya masih belum bisa memberikan kiriman,” tegasnya.

Bahkan untuk mendapatkan data yang lebih valid, ia sudah memerintahkan bagian kemahasiswaan, untuk berangkat ke NTT. Guna menginventarisir kemungkinan bantuan yang bisa diberikan.

‘’Yang jelas kami sangat prihatin. Dan berharap seluruh korban diberi kesabaran dan kekuatan. Sementara kami, sebagai anak bangsa, akan terus peduli. Untuk bisa meringankan beban penderitaan korban bencana tersebut,’’ demikian ujar Nurcholis. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry