KABUR : Ruang tahanan di Mapolres Pasuruan Kota yang digunakan empat  tahanan narkoba untuk keluar dari penjara.  (DUTA/istimewa)

Empat Tahanan Narkoba Kabur dengan  Membengkokkan Terali Besi setelah petugas jaga di ruang tahanan tak berada di tempat, Jumat (22/3) dini hari.

Dugaan mereka berhasil kabur setelah berhasil membengkokkan terali besi bagian atap ruang tahanan yang sudah berkarat dengan sehelai kain yang telah disiapkan sebelumnya.

Selama ini mereka berada dalam satu sel tahanan narkoba. Disinyalir para tahanan tersebut memanfaatkan situasi yang cukup lengang, sekitar pukul 02.15 WIB. Bahkan di sekitar tahanan lengang,  minimnya penjagaan.

Semestinya harus dijaga oleh dua anggota Sabhara yang piket pada saat itu. Saat piket jaga, seorang anggota berinisial Bripka HAR berhalangan hadir karena sakit.

Sedangkan seorang lagi yakni Bripda AN dugaan ketiduran. Anehnya, penjagaan di bagian pintu masuk Mapolres, petugas piket di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) saat itu, yakni Aiptu An dan Bripka Ag ketiduran juga. Sepertinya para tahanan ini sudah membaca situasi, sehingga mereka dengan mudah melewati dan berhasil kabur.

Kaburnya empat tahanan narkoba ini, menimbulkan gempar di jajaran Polres Pasuruan setelah diketahui adanya tahanan kabur atas kelengahan petugas jaga.

Patut disayangkan ruang tahanan yang super ketat ini, ternyata mereka berhasil kabur. Padahal, didepan kamar tahanan masih ada pintu teralis besi yang ada penjaganya. Bahkan di depan tahanan juga lampu terang.

Dari empat tahanan yang kabur dan saat ini sedang diburu. Mereka diantaranya, Mat Sumar alias Syamsuri (52), asal Dusun Karangselem, Desa Cukurgondang RT 007 RW 006 Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang merupakan pengedar sabu yang dicari,.

Muhammad Joni (28), warga Jalan Patiunus Patiunus Gg 23/3 RT 01 RW 02 Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

M Sholekhudin (26), asal Lingkungan Krapyakrejo RT 04 RW 01 Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dan  Shofiyan Ma’arif (25), asal Dusun Dhompo Selatan RT 06 RW 04 Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Rata-rata dari mereka yang kabur merupakan residivis dalam kasus yang sama dan kerap menimbulkan keresahan masyarakat tersebut.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endi Purwanto, membenarkan atas kaburnya empat tahanan tersebut.

“Polres Pasuruan Kota sudah membentuk tim dari Resmob Suropati untuk memburu para tahanan yang kabur. Kami upayakan agar dalam waktu singkat mereka akan kita tangkap kembali,” terang dia, saat dihubungi via telepon, Minggu (24/3). dul

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.