Emil Elestianto Dardak Calon Wakil Gubernur Jawa Timur saat berkampanye di Gedung Kantor DPD Partai Golkar Jalan Brigjen Soetran, Kabupaten Trenggalek, Jum’at (9/3/2018). (DUTA.CO/HAMZAH)

TRENGGALEK | duta.co — Emil Elestianto Dardak, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur yang akan berpasangan dengan Khofifah Indar Paranwasa bertekad akan melanjutkan pembangunan selingakar wilis sebagai pintu pembuka kawasan Mataraman wilayah utara.

Daerah yang bersinggungan dengan selingkar wilis yang digagas Kabupaten Trenggalek, Madiun, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Pacitan, Kediri, Nganjuk dan Tulungagung akan membedah kebuntuan akses yang selama ini menjadi faktor ketertinggalan perekonomiannya.

Emil menegaskan, jika terpilih sebagai Wakil Gubernur Jatim pada pemilihan di tanggal 27 Juni 2018 nanti, dia akan melakukan pembangunan kawasan selingkar wilis yang sudah penggasannya telah berjalan lima tahun yang lalu sejak tahun 2013.

“Itu gagasan yang bagus dalam pengembangan perekonomian di wilayah utara Kabupaten Trenggalek yang sempat terasa terisolir dengan daerah kecamatan yang lain,” ucapnya, Jum’at (9/3/2018) saat berkampanye di Kabupaten Trenggalek, persisnya di Gedung Kantor DPD Partai Golkar, Jalan Brigjen Soetran.

Emil datang di Trenggalek menuju di kantor DPD Golkar Kabupaten Trenggalek yang langsung disambut Ketua Tim Pemenangan Pilkada wilayah Jatim 1, Gatot Sudjito didampingi Ketua DPD Golkar Kabupaten Trenggalek, Wakidi, pukul 14. OO WIB,

Dikatakannya, selama ini, tudingan miring terhadapnya yang seolah meninggalkan Kabupaten Trenggalek untuk mengejar jabatan sebagai wakil gubernur Jatim adalah hal yang salah besar. Justru karena 54 persen wilayah Trenggalek adalah milik Perhutani dan 30 persen adalah laut, maka Emil mengaku tengah berjuang di provinsi agar memiliki kewenangan saat memimpin Jatim bersama Khofifah.

“Itu jelas salah besar karena Trenggalek yang saya cintai sebagai tanah leluhur ini hampir keseluruhan lokasinya dimiliki kewenangannya oleh Pemprov Jatim,” ungkapnya.

Untuk itu, masih keterangan Emil, Kabupaten Trenggalek harus memenangkan Pilgub Jatim nanti sebagai penyumbang terbesar suaranya bersama 38 kota/kabupaten yang lain.

“Saya berharap sesuai hasil survey yang dilakukan lembaga survey, bahwa Kabupaten Trenggalek elektabilitasnya telah mampu di angka 70 persen,” pungkasnya. (ham)    

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.