
Elpanta Tarigan, Wisudawan Tunanetra Unesa Diangkat Jadi Staf Rektor


Menjadi satu dari sekian banyak wisudawan hal yang biasa namun yang membuatnya luar biasa karena Elpanta adalah penyandang tuna netra.
Pemuda kelahiran 16 Agustus 2001 di Medan ini menarik perhatian semua yang hadir. Bukan hanya dia penyandang tuna netra tapi tinggi badannya mencapai 215 sentimeter.
Perjuangannya merantau dari Medan ke Surabaya tidaklah mudah. Ia mengaku sempat mengalami kendala adaptasi budaya dan komunikasi. “Keramahan masyarakat Surabaya dan fasilitas inklusif di Kampus Unesa membuat saya merasa diterima dan didukung sepenuhnya,” katanya.
Meski menyandang disabilitas netra, Elpanta tergolong mahasiswa yang sangat produktif. Ia berhasil menyelesaikan studi S1 hanya dalam waktu tujuh semester dengan IPK memuaskan, yakni 3,68.
Prestasi Elpanta tidak berhenti di meja akademik. Ia juga dikenal sebagai atlet multitalenta. Elpanta tercatat pernah meraih medali cabang olahraga tolak peluru pada Pekan Paralimpik Pelajar Nasional di Solo (2017), juara satu cabor Goalball tingkat provinsi (2019), hingga aktif di berbagai turnamen catur.
Ketangguhan Elpanta membuahkan apresiasi luar biasa dari Rektor, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. Atas prestasinya, Elpanta diberikan dua pilihan istimewa: beasiswa penuh S2 atau menjadi pegawai tetap di Unesa.
“Tarigan ini luar biasa, S1 PLB bisa selesai tujuh semester. Kami beri apresiasi, saya suruh memilih, beasiswa S2 atau jadi pegawai tetap di Unesa. Dia pintar, memilih jadi pegawai tetap,” ujar rektor.
Cak Hasan , panggilan akrab rektor menjelaskan dengan menjadi pegawai, Elpanta otomatis akan mendapatkan fasilitas beasiswa S2 hingga S3 di masa mendatang, sesuai kebijakan lembaga yang memprioritaskan peningkatan SDM bagi staf dan dosen.
Meski kini menetap di Surabaya dan bersiap mendalami pendidikan inklusi, Elpanta tetap menyimpan mimpi besar untuk tanah kelahirannya.
“Nanti, setelah sukses dan memiliki pengalaman, saya ingin kembali untuk membangun Medan, mungkin menjadi guru atau dosen di sana,” pungkas Elpanta. ril