
TUBAN | duta.co – Tim sepak bola Persatu Tuban akhirnya resmi berpindah kepemilikan, setelah Eko Wahyudi resmi mengakuisisi saham Persatu Tuban secara gratis.
Penandatanganan perjanjian akuisisi Persatu Tuban tersebut ditandatangani secara langsung oleh Fahmi Fikroni selaku perwakilan empat orang pemilik saham Persatu sebelumnya, dan Eko Wahyudi selaku pemegang saham baru tim berlogo kuda itu, dan disaksikan oleh perwakilan supporter bertempat di salah satu cafe di Tuban, Minggu (5/10/25).
Keempat orang yang sebelumnya menjadi pemilik saham Persatu Tuban adalah Nashruddin Ali (Komisaris Utama PT Persatu Tuban), M Miyadi (Wakil Ketua DPRD Tuban), Ratna Juwita Sari (anggota DPR RI) dan Fahmi Fikroni (Anggota DPRD Tuban), mereka rela melepas saham secara gratis kepada politisi asal Partai Golkar tersebut dengan syarat, pria yang kini duduk sebagai anggota DPR RI itu mampu membawa klub kebanggaan ronggomania kembali berprestasi.
“Kami berempat pemilik saham Persatu Tuban menyerahkan saham kepada Saudara Eko Wahyudi. Kami berharap dengan peralihan ini Persatu bisa bangkit dan kembali Berjaya seperti harapkan kita semua,” terang Fahmi Fikroni.
Diketahui, dalam penandatanganan surat perjanjian tersebut, terdapat sejumlah syarat dan komitmen penting yang harus dipenuhi oleh pemilik baru, diantaranya. Pertama: Pihak pertama melepas seluruh saham PT Persatu Putra Tuban kepada Eko Wahyudi atau yang ditunjuk olehnya, termasuk penyerahan dokumen dan penandatanganan akta peralihan saham. Kedua: Akuisisi dilakukan demi kelangsungan dan kemajuan klub sepak bola Persatu Tuban.
Ketiga: Eko Wahyudi berkomitmen memajukan klub sesuai tujuan awal pendirian PT Persatu Putra Tuban, tanpa melanggar hukum. Keempat: Jika dalam 3 tahun Persatu tidak menunjukkan kemajuan atau gagal berprestasi lebih baik dari kondisi saat ini, maka kepemilikan akan dikembalikan kepada pemilik lama.
“Perjanjian inikan masih bersifat sementara, dan dalam waktu dekat dokumen ini akan kami bawa ke notaris,” ujar Pria yang pernah menjabat sebagai Manager Persatu Tuban ini.
Tercatat, Persatu Tuban pernah mengukir sejarah menjadi juara Liga Nusantara pada 2014, Persatu Tuban juga pernah meramaikan kompetisi Liga Dua Indonesia 2019, namun tim berjuluk Laskar Ronggolawe di tahun tersebut terpaksa harus terdegradasi ke liga tiga, setelah hanya mengumpulkan 20 poin dari 20 pertandingan Persatu saat itu berada di peringkat 11 atau dasar klasemen Wilayah Timur Liga 2. (sad)





































