
SURABAYA | duta.co – Menekuni satu bidang dengan fokus, pasti akan menemukan jalan untuk sukses. Itu yang diyakini Ega Rusanti.
Ega, lulusan S2 Ekonomi Islam (Ekis), Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Airlangga (FEB Unair) 2024 itu menekuni bidang ekonomi Islam secara sungguh-sungguh.
“Tak ada satu bidang yang bagus dari bidang lainnya. Fokus saja ke bidang yang kita suka dan sedang kita jalani,” katanya, Senin (29/6/2026).
Menempuh pendidikan master dari beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuatnya bertekad untuk benar-benar menempuh kuliah dengan baik dan memberikan kontribusi.
Karena hobinya meneliti, sejak di semester awal kuliah S2, perempuan asal Bulukumba, Sulawesi Selatan itu sudah dipercaya menjadi asisten dosen. Bahkan tak jarang dia berkolaborasi dengan para dosen untuk melakukan penelitian.
Lima penelitian yang dilakukan, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain, sudah berhasil menembus Scopus. Sebuah capaian yang luar biasa ditorehkan Ega.
Salah satu jurnal yang terindeks Scopus adalah hasil tesis dia tentang pertumbuhan ekonomi hijau di negara Islam melalui peran perbankan syariahnya.
“Saya lulus 2024, diwisuda Desember, lalu saya submit tesis ke Scopus pada 2025 dan ternyata tembus,” kata perempuan kelahiran 1999 itu.
Dengan kemampuannya meneliti dan juga prestasi yang diraih selama di kampus membuat Ega dengan mudah bisa meraih karier cemerlang.
Sebulan setelah lulus atau tepatnya di Januari 2025 dia diterima sebagai Asisten Peneliti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kantor pusatnya di Jakarta.
“Prospek jurusan Ekis itu besar, terutama di Indonesia. Saat ini menjadi perhatian pemerintah. Dan belum banyak kampus yang menawarkan produk Ekis ini. Saya pikir fokus menjalani ilmu Ekis, peluang akan terbuka lebar,” jelasnya. lis




































