Unusa tidak berhenti untuk melakukan pengabdian masyarakat. DUTA/dok

SURABAYA | duta.co –  Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Edukasi yang dilakukan melalui daring itu dilakukan dosen empat dosen yakni Erika Martining Wardani, Difran Nobel Bistara, dr Muhammad Khafid dan dr Nanda Fadhilah Witris Salamy.

Erika Martining selaku ketia tim mengaku kegiatan tersebut sengaja dilakukan secara daring karena untuk mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat itu sangat tinggi di Kota Surabaya.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

“Kami pilih Kelurahan Bongkaran karena di tempat itu sebelumnya ditemukan 1.017 kasus terkonfirmasi Covid-19 dan 974 telah dinyatakan sembuh. Kondisi ini yang membuat kami ingin memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat secara lengkap, efektif dan berkelanjutan. Kami ingin masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan ,” jelas Erika.

Komunikasi perubahan perilaku untuk mencegah penyebaran covid-19 telah dilaksanakan dengan tujuan untuk mnyediakan informasi mengenai vaksinasi Covid-19 yang akurat, dipercaya dan konsistem melalui berbagai pilihan saluran komunikasi.

Empat dosen dari Unusa ini melakukan edukasi dengan pesan kunci dan stategi yang perlu diupayakan dan dikomunikasikan kepada masyarakat yaitu penularan covid-19 dan siapa saja kelompok berisiko tinggi tertular Covid-19, pentingnya tetap menjalankan 5 perilaku kunci (termasuk ketika telah divaksinasi). Juga informasi keamanan dan efektivitas vaksin, upaya menangkal hoax yang beredar di masyarakat serta melakukan 3 T  yakni test, tracing, treatment.

“Dengan pengabdian masyarakat  kami menyadari pentingnya komunikasi, informasi dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat agar memahami dan bisa melakukan apa yang dianjurkan pemerintah,” ungkapnya. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry