
SURABAYA | duta.co – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya resmi memberikan penghargaan kepada Felicia Surya Tanzil, siswi kelas X SMA Petra 2 Surabaya, sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Tahun 2026 pada Selasa (11/8/2026).
Melalui penghargaan tersebut, Felicia diharapkan dapat menjadi penggerak literasi dan edukasi Program JKN di kalangan generasi muda, khususnya di Kota Surabaya.
PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Eka Yuni Kusdarwati, menyampaikan ajang pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan ini bertujuan meningkatkan komitmen, kreativitas, dan kepedulian terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Program Duta Muda BPJS Kesehatan dirancang sebagai wadah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap Program JKN sejak dini. Melalui program ini mereka dapat menjadi inovator dalam pengembangan solusi layanan kesehatan berbasis teknologi digital, seperti Aplikasi Mobile JKN, kampanye kesehatan digital, dan layanan edukasi kesehatan yang lebih mudah dijangkau,” terang Eka.
Menurut Eka, di tengah perkembangan teknologi, perubahan pola hidup, serta meningkatnya tantangan kesehatan masyarakat, kaum muda menjadi ujung tombak dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif. Duta Muda BPJS Kesehatan telah membuktikan kontribusi nyata melalui gagasan kreatif, kampanye solutif, dan aksi sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Perkembangan teknologi dan media sosial menempatkan generasi muda pada posisi strategis sebagai penyampai informasi mengenai Program JKN. Saya yakin kemampuan mereka dalam berkomunikasi secara kreatif dapat membantu menyampaikan manfaat dan pentingnya jaminan kesehatan kepada teman sebaya maupun masyarakat dengan bahasa yang lebih mudah dipahami,” jelas Eka.
Terpilihnya Felicia melanjutkan estafet Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Surabaya. Pada 2025, gelar tersebut diemban oleh Cantika Risna Aulia Jasmine dari SMAN 18 Surabaya. Felicia mengatakan, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil dari sebuah kompetisi, melainkan tanggung jawab untuk turut mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya kesehatan.
“Bagi saya, terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan bukan sekadar tentang memenangkan sebuah kompetisi, melainkan tentang bagaimana saya dapat mengemban amanah untuk mengedukasi teman sebaya dan generasi muda agar lebih mengenal, memahami, dan peduli terhadap Program JKN,” ujarnya.
Felicia menambahkan, pencapaiannya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, para guru, serta teman-teman yang selalu memberikan motivasi dan kepercayaan hingga ia mampu mencapai tahap ini.
“Saya berkomitmen menjalankan amanah yang diberikan sehingga dapat berkontribusi maksimal untuk BPJS Kesehatan dalam menjaga keberlanjutan Progam JKN. Dengan demikian, prinsip gotong royong dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia dapat terus diwujudkan,” tutupnya. ril/lis







































