Raharto Teno Prasetyo, bersama para ulama di Kota Pasuruan. (DUTA.CO/Raffael)

PASURUAN | duta.co – Menjelang pilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Kota Pasuruan, semua calon masih wait and see untuk melihat peluang dan kondisi yang bakal terjadi, meski tahapan pesta demokrasi di daerah ini, dipastikan akan dimulai pada Oktober tahun ini. Bahkan di Kota Pasuruan, dukungan terhadap calon pun mulai ramai dan mengalir.

Salah satunya dari pengurus PCNU Kota Pasuruan yakni Gus Muhammad Syaiful Huda. Ia menilai sosok Teno dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan pesantren. “Dukungan saya karena melihat pak Teno bisa merangkul semua elemen masyarakat yakni ulama, tokoh masyarakat dan pesantren,” ujar Gus Huda, Jumat (12/7/2019).

Menurut pengasuh Ponpes Nurul Islam Kota Pasuruan ini, Teno selama ini aktif menjalin komunikasi dengan para kiai dan pesantren. ”Setiap aktivitas keagamaan yang afilisiasi ke NU, seperti manaqib, diba’an, kesenian hadrah, atau thoriqoh, Pak Teno selalu mendukung. Selalu komunikasi, dan nyambung, ada perhatian ke sana,” paparnya.

Gus Huda mengaku tahu bagaimana keseriusan Teno dalam membangun Kota Pasuruan, terutama dalam aspek membangun relasi dengan kelompok-kelompok keagamaan. Tidak hanya NU, tapi juga lembaga keagamaan yang lain. “Sehingga kalau maju kembali memimpin kota pasuruan ke depannya tak diragukan lagi,” terang Gus Huda.

Terkait penugasan Teno dalam pimpin PDIP Kota Pasuruan sesuai dengan penugasan dari DPP PDIP, dianggp sangat tepat. Apalagi posisi Teno saat ini menjabat Plt Walikota Pasuruan, yang tentunya punya peluang banyak untuk ikut kontestasi pada Pilkada Kota Pasuruan. “Jadi sangat tepat sekali pak Teno bisa ikut benahi partai,” ungkapnya.

Diakuinya, Teno bisa membawa kemajuan di partai sesuai dengan harapan dan penugasan oleh partainya. ”Beliau saya kira mampu merekatkan elemen-elemen di Kota Pasuruan ini, termasuk para kiai dan tokoh masyarakat. Saya yakin para kiai akan memberikan dukungan moril kepada Mas Teno (dalam polemik PDIP Kota Pasuruan),” tandas Gus Huda.

Penugasan Teno, lanjut dia, bakal membuat kolaborasi antara kaum nasionalis dan agamis di Kota Pasuruan semakin rekat. ”Karena sudah terbukti selama ini, para pemimpin di kota pasuruan dipegang dari kalangan agamis dan nasionalis. Sehingga bisa menciptakan kondisi yang dinamis di Kota Pasuruan, sesuai dengan masyarakat,” tutup Gus Huda. (raf)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.