
TUBAN | duta.co – Penurunan angka stunting di tahun 2024 terbilang cukup signifikan mencapai 11%. Hal ini menjadi bekal penting bagi Kabupaten Tuban untuk mendukung peningkatan potensi generasi emas Indonesia 2045.
Untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting, PT Solusi Bangun Indonesia terus berupaya melakukan berbagai program. Salah satunya melalui pelatihan kader kesehatan yang digelar di Hutan Kota Abipraya Tuban, Rabu (17/12), dengan 115 kader yang andil. Mereka diberikan edukasi terkait kesehatan lingkungan, mutu gizi dalam makanan.
Peserta kader kesehatan merupakan perwakilan dari enam desa di Kabupaten Tuban yaitu: Desa Glondonggede, Merkawang, Sawir, Karangasem, Mliwang dan Kedungrejo. Pelatihan tersebut terselenggara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, serta Puskesmas Jenu, Tambakboyo dan Kerek.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, drg. Roikan, M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa para kader kesehatan perlu memiliki 25 kompetensi, di antaranya terkait kesehatan ibu dan anak serta gizi.
“Kami berharap, kegiatan ini akan meningkatkan wawasan dan kapabilitas kader dalam mengedukasi masyarakat agar mampu mengelola sumber daya di sekitar dengan baik, untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan gizi,” tutur Roikan.

Sementara, General Affair & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal, menegaskan komitmen Perusahaan untuk mendukung terciptanya kondisi hidup masyarakat yang lebih baik sebagai salah satu pilar keberlanjutan yang dicanangkan Perusahaan.
“Kabupaten Tuban terus mengalami perkembangan dari berbagai sektor. Karena itu, sebagai bagian dari anggota masyarakat, kita bahu-membahu memastikan tumbuh kembang generasi masa depan untuk kemajuan daerah dan bangsa,” terang Yunani Rizzal.
Lebih lanjut, Yunani menambahkan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa sebagai wujud dukungan generasi emas, untuk itu kesehatan pemenuhan gizi bagi generasi penerus sangat diperlukan.
“Pelatihan kader kesehatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan dan dengan berbagai pengembangan, seperti kreasi menu sehat dari olahan pangan lokal untuk memenuhi pemenuhan gizi bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Pelatihan kader kesehatan yang diselenggarakan oleh Solusi Bangun Indonesia juga diwarnai dengan kegiatan team building bagi para kader kesehatan, untuk meningkatkan kolaborasi dalam Upaya pencegahan stunting, dan lomba kreasi menu sehat dari olahan pangan lokal untuk mempromosikan penggunaan pangan lokal yang sehat dan terjangkau. (sad)





































