JAKARTA | duta.co – Pengurus Besar Ikatan Alumni PMII (PB IKA PMII) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Fathan Subchi dan Sekjen HM Nur Purnamasidi S.Sos resmi dikukuhkan Minggu (13/07/2025) di Hotel Bidakara Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Gus A Muhaimin Iskandar, Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan beberapa pejabat negara lain baik pusat maupun daerah yang berasal dari PMII. Mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj juga hadir dan menyampaikan pembekalan kepada pengurus yang dikukuhkan.

Acara dibagi dalam 5 sesi yaitu Sesi 1 Grand Opening, Sesi 2 Diskusi Publik, Sesi 3 Sambutan-sambutan, sesi 4 Pengukuhan Pengurus dan sesi 5 Hiburan. Sesi hiburan diramaikan oleh Fadli Padi.

Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) IKA PMII dalam orasinya mengajak siapapun alumni PMII untuk selalu berbagi ke adik-adik PMII. Dia menegaskan bahwa sebagian harta alumnus PMII bukanlah milik pribadi maupun keluarga tapi milik PMII, oleh karena itu harus sering dibagikan ke adik-adik PMII.

Menko PM Gus A Muhaimin Iskandar dalam sambutannya mengajak agar kepengurusan IKA PMII yang baru dikukuhkan harus berkomitmen mendukung Presiden Prabowo dalam mewujudkan Asta Cita. Menurutnya PB IKA PMII yang dikukuhkan saat ini adalah energi dahsyat.

Menteri ATR BPN H Nusron Wahid dalam orasinya mengajak kader PMII mendukung landreform untuk pemberdayaan dan pengembangan pesantren. Dalam kesempatan ini Nusron Wahid menyampaikan bahwa Reforma Agraria tidak hanya tentang pembagian lahan, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pesantren. Ia mendorong pesantren untuk berperan aktif dalam memanfaatkan peluang yang ada, baik untuk pembangunan infrastruktur pesantren maupun untuk kegiatan ekonomi yang produktif.

KH Said Aqil Siradj menyampaikan tentang metode pencarian kebenaran bayani, burhani dan Irfani dalam kaitannya dengan Islam Nusantara.

Sementara Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi, usai dikukuhkan meminta kepada seluruh jajarannya untuk solid dan tidak ada yang merasa hebat sendiri. Dia menegaskan tidak ada superman yang ada superteam.

“Mari kita berkontribusi, bersinergi dan berkolaborasi. Tidak ada pribadi yang hebat, tidak ada superman, yang ada adalah tim yang hebat. Kerja kolektif, kerja berkelompok” tandas pimpinan BPK RI ini.

Fathan Subchi juga mengajak alumni PMII untuk meningkatkan Amal Sholeh, sebab yang berdzikir dan berfikir sudah banyak, sementara yang beramal sholeh masih sedikit.

Sebagai gong, Ketum Fathan Subchi menegaskan dukungan PB IKA PMII terhadap Asta Cita Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, tampak Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK) sekaligus pendiri Konfederasi Olahraga NU (KONU) Firman Syah Ali turut dikukuhkan. Ketika ditanyakan oleh media, dia menjawab singkat: “Ya mas, tadi saya saya masuk pengurus harian”. (*)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry