REKOM : KH. Abdul Muid Shohib, Ketua DPC PKB Kota Kediri (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI| duta.co -Kabar santer dihembuskan internal kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Kediri, wacana pasangan KH. Abdul Muid Shohib dan KH. Abu Bakar Abdul Djalil maju dalam Pilkada Kota Kediri. Saat dikonfirmasi, Ketua DPC PKB Kota Kediri yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Mbah Muid sebutan akrabnya, menyatakan keputusan akhir di tangan DPP PKB.

“Itu hanya pertimbangan, namun yang perlu diketahui jelang Pilkada pasti bermunculan negatif campaign,” jelas ulama kharismatik ini saat dikonfirmasi.

Sama – sama lahir dan dibesarkan dari sosok kiai yang memiliki pengaruh kuat di kalangan NU, nama Mbah Muid maupun Gus Ab, sebutan akrab Ketua PCNU tak ubahnya melanjutkan perjuangan kedua orang tuanya, untuk membesarkan keberadaan pondok pesantren dan selalu menjaga hubungan baik dengan semua kalangan warga Kota Kediri.

Sosok Mbah Muid, selain memiliki kedudukan strategis di dunia politik, namun sehari – harinya memiliki tanggung jawab dan kewajiban sebagai guru ngaji di Ponpes MHM Lirboyo, begitu juga yang dilakukan Gus Ab, sehari – harinya mendidik santri di Ponpes Salafiyyah Bandar Kidul.

“Bila ingin mengembalikan kejayaan NU di Kota Kediri, merupakan basis pondok pesantren dan menjaga hubungan baik antar umat beragama, kami kira Gus Muid dan Gus Ab, layak untuk menjadi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri,” jelas salah satu sosok ulama minta identitasnya tidak disebutkan, namun memiliki kedekatan dengan Mbah Muid maupun Gus Ab.

Merendah

Bagaimana dengan Gus Ab, sosok Ketua PCNU memilih merendah dan tetap menjalani rutinitas kesehariannya.

“Seharusnya Mbah Muid yang siap untuk maju Pilwali, bila saya ini siapa to? Masih banyak waktu dan kegiatan yang harus saya lakukan,” jelasnya. Meski demikian, Gus Ab juga tidak mengelak jika dirinya santer dikaitkan dengan salah satu pasangan yang akan maju sebagai calon wali kota. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry