
#Ajak Sedekah Oksigen dengan Tanam Pohon
LAMONGAN | duta.co – Duet Rais Suriyah KH Salim Azhar Ketua Tanfidziyah KH Sahrul Munir secara resni nakodai Nahdlatul Ulama (NU) Lamongan. Ini setelah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan khidmat 2025-2030, secara reami dilantik di Lamongan Sport Center (LSC / GOR), Sabtu (22/11/2025).
Dalam sambutanya, Gus Sahrul demikian panggilan Ketua PCNU Lamongan itu mengajak jajarannya memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) dan ranting. “Juga sekaligus mengunggulkan program kemandirian ekonomi sebagai prioritas kerja,” katanya.
Gus Sahrul juga minta, agar arah gerak PCNU Lamongan tetap merujuk pada garis besar program yang memuat tujuh prioritas utama. Di antaranya adalah pembangunan NU Center, penguatan Masjid Gus Dur, dan pengembangan berbagai inisiatif kemandirian ekonomi melalui LPNU, termasuk program One Ranting One Product yang kini mulai diperkenalkan di berbagai titik.
“Dari tujuh prioritas yang telah kami sampaikan, semuanya menempatkan pemberdayaan ekonomi umat, penguatan pendidikan, dan penguatan pesantren sebagai program yang harus terus dijalankan,” katanya.
Menanggapi dinamika internal organisasi di tingkat pusat, Gus Sahrul menegaskan, PCNU Lamongan memilih untuk bersikap tenang dan fokus pada tugas struktural. Ia merujuk pandangan ulama Ibnu Ruslan sebagai pedoman sikap.
“Apa yang terjadi di PBNU, biarlah menjadi domain PBNU. Kami di cabang memilih untuk diam, tidak bereaksi, dan menunggu arahan selanjutnya. Prinsip kami jelas: manut, selama itu sesuai garis organisasi,” ujarnya.
Saat ini, katanya, PC NU Lamongan fokus utamanya adalah konsolidasi kelembagaan. Penguatan jaringan hingga ke tingkat MWC dan ranting dianggap penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan memperkuat soliditas kader.
“Mengutip apa yang dikatakan Ibnu Ruslan, menurut Islam apa yang dilakukan apa yang terjadi hari ini, lebih baik kami semua diam saja kami kami tidak akan melakukan reaksi apapun,” tuturnya.
Menyinggung momen pelantikan PCNU Lamongan, Gus Sahrul menyatakan, momen itu bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 dan 22 November. Artinya, organisasi (NU) selaras dengan makna peringatan tersebut.
Filosofinya, kata dia, dimana pun NU hadir, harus mampu memberikan keteduhan, sebagaimana pohon yang menaungi kehidupan.
“Bupati Lamongan juga menginisiasi gerakan Sedekah Oksigen sebagai wujud nyata kepedulian lingkungan. Kami wujudkan doa dan dukungan melalui tanaman yang memberi manfaat bagi semua,” jelasnya.
Hingga pelantikan dilaksanakan, tercatat sekitar 250 bibit pohon sudah terkumpul, dan jumlah tersebut terus bertambah. PCNU Lamongan merencanakan pendistribusian pohon tersebut kepada masyarakat pada bulan Januari mendatang, sebagai bagian dari gerakan kebermanfaatan organisasi.
“Membersamai umat, memenangi masa depan itu tagline penting kami. Pohon-pohon ini adalah simbol keteguhan dan keberlanjutan perjuangan NU,” kata Sahrul.
Dengan pelantikan ini, tambah Gus Syahrul, PCNU Lamongan berharap seluruh kader dapat bergerak dengan penuh dedikasi, menjaga harmoni organisasi. “Serta turut mendorong kemandirian ekonomi umat melalui program-program strategis yang telah disiapkan,” pungkasnya.
Sementara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir pada acara pelantikan itu, menyampaikan selamat kepada pengurus PCNU Lamongan dibawa pimpinan KH Salim Azhar dan KH Sahrul Munir. “Semoga PCNU Lamongan menjadi organisasi yang adaptif, dinamis dan istiqomah dalam mengawali nilai ahlussunnah wal jamaah,” pungkasnya. (dam)





































