Kebakaran yang terjadi di gudang milik Soleh dan Sutik di Kelurahan Sebani, Sabtu (12/9) malam. (DUTA.CO/Abdul Aziz)
PASURUAN | duta.co – Kebakaran yang terjadi di dua rumah dan dua gudang di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, pada Sabtu (12/9) malam, dugaan akibat korsleting listrik. Soleh dan Sutik yang merupakan pemilik gudang dan rumah ini mengalami kerugian mencapai Rp 1 miliar.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, api baru bisa dipadamkan sekitar 3 jam kemudian. “Kebakaran kayaknya berasal dari gudang milik pak Soleh kemudian menyebar ke bangunan lainnya. Angin kencang membuat api makin membesar,” papar Ahmad, seorang warga di sekitar lokasi.
Warga yang ikut memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya tak membuat api bisa dipadamkan. Empat unit mobil pemadam dan puluhan petugas yang dikerahkan terus berjibaku dengan api yang sulit dipadamkan lantaran banyaknya bahan kayu. Setelah tiga jam lebih, api bisa dikendalikan.
Gudang yang berisi bahan mebel yang mudah terbakar ini, terus dibasahi agar tak muncul api baru. “Dugaan sementara kebakaran akibat dari korsleting listrik. Dari peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa,” papar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pasuruan Catur Aldoko saat dihubungi. (dul)
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry