KEDIRI| duta.co –Dua orang pengedar narkoba jenis dobel l, yakni Indri Setiawan alias Kete (32) warga Kelurahan Kaliombo RT 04 RW. 03 Kecamatan Kota Kediri dan Budi Santoso (31) residivis, warga Lingkungan Pandean Gang I nomor 6 RT 03 RW 01 Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kota Kediri diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Kediri Kota, Jumat (16/6/2017) bersama barang bukti 23 ribu lebih butir pil. Atas kejadian ini, dipastikan keduanya meringkuk di tahanan Mapolsek Kediri Kota.

Dijelaskan Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sucipto, saat anggota Unit Reskrim menangkap terlebih dahulu Kete dicurigai sebagai pengedar pil koplo, saat berada di rumahnya, saat digeledah, petugas menemukan 120 butir pil jenis dobel L pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 wib.

“Setelah meringkus Kete, kita kembangkan sekitar pukul 23.00 WIB hingga mendapatkan pengedarnya yaitu Budi Santoso. Ia kami tangkap di rumahnya juga. Kami geledah sampai di kandang namun tidak ditemukan. Ketika ditanya lebih lanjut oleh anggota, Budi Santoso akhirnya mengaku bahwa narkoba miliknya disembunyikan di tempat pemancingan. Kami temukan pil dobel L tersebut disimpan di dalam tas pancing sebanyak 23.150 pil dobel l,” jelas Kapolsek Kediri Kota.

Selain sejumlah pil koplo, dari tangan Kete, polisi menyita barang buktiuang sebanyak Rp 500 ribu, 1 buah plastik, 1 buah kertas, 1 HP merk Cross warna hitam dan sebuah kotak kaleng krupuk untuk menyimpan pil koplo. Sementara dari tangan Budi, turut diamankan uang Rp 350 ribu, 1 tas pancing, 1 HP merk Xiomi Gold, 1 HP merk Nokia, 1 kartu ATM, 1 kresek hitam, 1 kresek merah dan 1 kresek hitam kecil digunakan untuk membungkus pil koplo.

Atas perbuatan kedua pelaku ini, dipastikan mereka akan menginap di Hotel Rodeo, sebutan untuk rumah tahanan, saat umat Islam merayakan Idul Fitri nanti.

“Kami amankan dan berkasnya segera kami ajukan ke Kejaksaan Negeri untuk segera disidangkan,” imbuh Kompol Sucipto. (nng)

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan