BANJAR | duta co  – Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menjadi harapan para generasi milenial agar bisa membawa negara ini lebih baik. Karena itu,  saat berkampanye di Kota Banjar, Jawa Barat, para milenial menyambut antusias program yang ditawarkan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga.
Di sela kegiatan kampanyenya, ada pendukung dari kaum milenial memberikan  uang yang dimasukkan ke dalam bungkusan kantong plastik kepada Sandiaga.
Awalnya, dua pemuda tersebut melakukan aksi galang dana sebelum menemui Sandiaga yang tengah menyapa pendukungnya di kompleks Pusdai Banjar, pada Jumat (8/3/2019). Kedua pemuda itu berkeliling di kompleks sambil membawa dua kantong plastik transparan ukuran besar.
Mereka meminta sumbangan kepada warga, tim, dan simpatisan Prabowo-Sandi yang hadir di lokasi acara. Setengah  bungkusan itu terisi uang kertas mulai pecahan Rp 2 ribu hingga Rp 50 ribu. Namun tak diketahui jumlah totalnya. Yang jelas banyak warga menyumbang dana untuk Prabowo-Sandi. Termasuk dari kaum milenial.
“Siapa pun berhak membantu untuk perjuangan Prabowo-Sandi. Perjuangan mereka tentunya untuk umat, berjuang bersama-sama. Menang-kalah urusan nanti, yang penting berjuang mati-matian,” ujar salah seorang pemuda atas nama Adri saat berkeliling meminta sumbangan.
Adri mengaku hanya sebagai warga biasa. Dia tidak gabung relawan partai. Ia berinisiatif menggalang dana demi membantu perjuangan pasangan Prabowo-Sandi.
“Jumlahnya tidak tahu, belum dihitung. Langsung diserahkan kepada Sandi di panggung,” ucap Adri.
Mengetahui aksi itu, Sandiaga langsung mengapresiasi inisiatif pemuda Banjar tersebut dan sejumlah warga yang rela menyisihkan uangnya demi perjuangan memperbaiki bangsa dan negara.
“Mendapat titipan ini (uang) sumbangan hal luar biasa dari Kota Banjar. Mereka menyisihkan sedikit nafkah mereka untuk membantu perjuangan Prabowo-Sandi. Kami merasa hubungan sangat besar karena yang menyumbang kami adalah rakyat dan kami akan berjuang untuk rakyat,” tutur Sandi usai acara. (det/wis)
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry