FOTO BARENG: Ke-12 pasangan mempelai dalam nikah massal berfoto bersama dengan Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto dan Sekda Maidi. (duta.co/Agoes Basoeki)

MADIUN| duta.co – Pemerintah Kota Madiun menggelar resepsi pernikahan 12 pasang nikah massal di aula Kantor Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (5/9).  Sedangkan ijab kabul, sudah dilaksanakan Senin (4/8) di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing tersebar di 3 kecamatan seperti KUA Manguharjo, Kartoharjo dan Taman.

Ke-12 pasangan ‘anak’ Walikota Madiun ini, terdiri dari Kecamatan Manguharjo 5 pasang, Kartoharjo 3 pasang dan Kecamatan Taman 4 pasang. Sedang pasangan termuda adalah Ridwan Sagita (20)-Adila Ananda Putri (16) dan yang tertua pasangan Tri Purnomo (65)-Minani (63) dari Kecamatan Manguharjo.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Heri Suwartono mengatakan, tujuan dilaksanakan nikah massal ini untuk membentuk keluarga sakinah mawadah warrohmah.

“Kedua, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi permasalahan sosial di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan sebenarnya ada 14 pasangan, ada 2 pasangan urung nikah massal. Satu melakukan nikah sendiri, sedangkan satu lagi salah satu calon mempelai kabur sebelum ijab kabul.

Nikah

Sementara itu, Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun oleh Pemkot Madiun, termasuk khitanan massal. “Kegiatan ini merupakan hak warga membutuhkan uluran atau kepedulian Pemkot Madiun. Atas nama pribadi dan Pemkot Madiun, saya doakan semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warrohmah. Mereka telah meneguhkan diri secara resmi melakukan pernikahan,” ujarnya.

Mempelai pria pasangan termuda, Ridwan Sagita mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Madiuntelah menikahkan dengan pujaan hatinya, Adila Ananda Putrh, secara gratis. “Alhamdulillah mengurangi beban harus  telah mengurangi beban kami dengan nikah gratis,” ujar Ridwan Sagita. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry