GO INTERNATIONAL : Hazmi Juhaidah dan Ichtianur Meilinda Fatsagunar berbangga bisa ikut program yang digelar SEA-Teacher di Filipina. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co  – Dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengikuti program Southeast Asia Pre-Service Teacher Exchange Batch 7.

Program itu digelar SEA-Teacher, selama satu bulan  di Central Luzon State University (CLSU) Filipina.

SEA-Teacher merupakan program pertukaran mahasiswa jurusan kependidikan untuk melakukan praktik mengajar di negara-negara ASEAN.

Dua mahasiswa tersebut antara lain, Hazmi Juhaidah mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Guru PAUD dan Ichtianur Meilinda Fatsagunar mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris.

Dosen pendamping, Nailul Authar menjelaskan bahwa mereka mengikuti program tersebut selama satu bulan.

Di mana di minggu pertama mereka melakukan observasi, minggu kedua sit in atau menjadi asisten guru. “Baru minggu ketiga dan ke empat mereka praktik mengajar,” ujar Authar.

Dikatakannya, ke depan setiap tahun Unusa diharapkan bisa mengirimkan wakilnya untuk belajar sekaligus praktik mengajar di luar negeri. Sehingga setibanya dari program tersebut dapat membagi ilmunya ke mahasiswa lainnya.

“Diharapkan mereka bisa membandingkan metode pengajaran di sana dan di Indonesia itu sepertti apa. Kalau memang di luar lebih baik ya ditularkan ke teman-temannya di sini,” jelasnya.

Sementara itu, Ichtianur Meilinda mengatakan dia bersyukur diberi kesempatan untuk mengikuti program tersebut.

Karena di Filipina ia tidak hanya memiliki kesempatan mengajar namun juga dapat belajar mengenai budaya negara itu.

“Kesempatan ini tidak semua bisa didapat mahasiswa. Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan berharga itu,” tandasnya. end/ril

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.