TENANGKAN KORBAN: Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, tengah menenangkan korban selamat (Noval/kaos hitam) meminta Tim SAR gabungan lebih intensif melakukan pencarian. (DUTA.CO/ Agoes Basoeki)

MADIUN | duta.co – Sebanyak 3 warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, terseret Sungai Catur tidak jauh dari kantor kelurahan setempat, Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 15.30 WIB lalu. Dari korban selamat (Noval) meminta pertolongan warga, ada 2 rekannya tenggelam di Sungai Catur.

Spontan warga sekitar berlarian ke arah sungai, warga lainnya melaporkan kejadian ke Polsekta Taman dan BPBD Kota Madiun. Menerima laporan itu, petugas terkait, potensi masyarakat lain dan warga sekitar melakukan pencarian. Selama beberapa jam dilakukan sala satu korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban pertama ditemukan atas nama Alfian Yusuf Riskiadi (15/pelajar SMPN) warga Jalan Jatikusumo, Kelurahan Demangan. Korban ditemukan sekitar ratusan meter lokasi titik korban terseret arus sungai, korban usai dievakuasi sempat diotopsi luar dan diminta pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sedangkan, korban lain Yogi Adi Saputra (24) Jalan Nitikusomo, Kelurahan Demangan, hingga Minggu (21/11/2021) pagi belum ditemukan. Tim gabungan kembali menyusuri Sungai Catur dengan memakai perahu karet melakukan sejumlah manuver diduga korban tersangkut.

Noval kembali datang meminta kepada Tim SAR serius melakukan pencarian dan tidak pada titik tertentu. Tapi, dimulai dari titik tenggelam intensif dilakukan pencarian. “Saya minta Tim SAR tidak hanya berputar-putar di sini. Tapi, cari mulai dari titik tenggelam, jangan hanya di sini saja,” ujarnya.

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan berada di pinggiran sungai menenangkan Noval, agar bersabar dengan dibantu doa. Semua pihak berharap korban dapat ditemukan dengan cepat, berbagai upaya dilakukan Tim SAR gabungan untuk menemukan korban.

“Seluruh Tim Pencari dibantu warga sekitar sudah melakukan pencarian sejak kemarin (Sabtu, 20/11/2022), tidak lama setelah menerima laporan. Hasilnya, kemarin sore atau jelang Maghrib satu korban ditemukan, lalu jenazah diserahkan pada keluarga. Sabar, ya, bantu dengar doa, agar segera ditemukan, ya,” ujarnya.

Noval, kepada Kapolres Madiun Kota menceritakan ihwal tenggelam bukan mencari tanaman untuk bonsai, melainkan untuk berfoto. “Saya bisa selamat, kaki menginjak tanah dalam sungai dan terangkat, sejurus itu memegang batang kayu dan menuju atas,” ujarnya.

Ia menceritakan sempat melihat Yogi berusaha menolong Alfian, namun Yogi akhirnya ikut terseret arus sungai. Sekitar pukul 12.10 WIB, mendadak jasad korban Yogi muncul kepermukaan dari Noval dan Kapolres Madiun Kota berbicara. Selanjutnya, jasad korban diangkat dan diserahkan kepada keluarga, lagi menunggu di atas sungai. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry