Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan fit and proper test calon rektor pada Senin (2/3/2026) mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Gedung B kampus setempat. (dok/duta.co)

SIDOARJO | duta.co – Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) menggelar kegiatan fit and proper test calon rektor pada Senin (2/3/2026) mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Gedung B kampus setempat. Kegiatan ini diikuti oleh lima calon rektor yang memaparkan visi, misi, serta program strategis di hadapan Dewan Senat UNUSIDA.

Salah satu calon rektor yang mengikuti tahapan tersebut adalah Dr. Arif Ainur Rofiq, S.Sos.I., S.Pd., M.Pd., Kons., dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia hadir bersama empat kandidat lainnya, yakni Prof. Ir. H. Eko Setijadi, S.T., M.T., Ph.D.; Dr. Arda Surya Editya, M.T.; Dr. Hadi Ismanto, M.Pd.; dan Prof. Dr. M. Syamsul Huda, M.Fil.I.

Kegiatan fit and proper test ini dipimpin langsung oleh Ketua Senat UNUSIDA, H. Lukman Hakim, S.T., M.T., bersama para anggota senat serta jajaran wakil rektor. Masing-masing calon rektor memperoleh waktu kurang lebih 70 menit untuk presentasi dan sesi tanya jawab.

Dr. Arif Ainur Rofiq mendapat kesempatan presentasi kedua. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan visi, misi, program kerja, strategi pengembangan, serta target capaian yang ingin diwujudkan apabila diberi amanah memimpin UNUSIDA ke depan. Dengan latar belakang pengalaman sebagai mantan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi (2016–2018) dan Ketua Program Studi Manajemen Dakwah (2018–2022), serta saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Konselor Indonesia (IKI) Jawa Timur, Dr. Arif menekankan pentingnya kepemimpinan kolaboratif dan transformasional dalam membangun perguruan tinggi berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Mengawali presentasinya, Dr. Arif menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam proses pencalonan rektor UNUSIDA. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dilandasi oleh semangat tanggung jawab moral dan komitmen untuk berkhidmat di dunia pendidikan Nahdlatul Ulama, khususnya di lingkungan UNUSIDA.

“Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk turut andil dalam pencalonan Rektor Universitas NU Sidoarjo. Keikutsertaan saya didorong oleh tanggung jawab dan niat berkhidmat pada dunia pendidikan NU, dalam hal ini UNUSIDA,” ungkapnya di hadapan Dewan Senat.

Lebih lanjut, Dr. Arif juga menyampaikan sikap legawa dan komitmennya terhadap hasil akhir proses pemilihan. Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai rektor merupakan sosok terbaik yang diharapkan mampu membawa UNUSIDA semakin maju dan berdaya saing.

“Siapapun yang terpilih, dialah yang terbaik untuk perkembangan UNUSIDA ke depan,” tegasnya.

Pelaksanaan fit and proper test ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan UNUSIDA periode mendatang. Melalui forum tersebut, Dewan Senat dapat menggali lebih dalam kapasitas, integritas, serta kesiapan para calon dalam membawa UNUSIDA menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat akademik, mencerminkan komitmen bersama untuk menghadirkan kepemimpinan terbaik demi kemajuan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo di masa depan. Imm

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry