SURABAYA | duta.co – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya menunjuk Lilik Hendarwati sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhum Arif Hari Setiawan sebagai anggota DPRD Jatim.

Kendati demikian, soal jabatan ketua Fraksi Keadilan Bintang Reformasi DPRD Jatim belum tentu dijabat oleh perempuan yang juga Sekum DPW PKS Jatim.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Dewan DPW PKS Irwan Setiawan usai rapat pleno di kantor DPW PKS Jatim, Minggu (17/11/2019). Irwan mengatakan saat ini surat pihaknya sudah mengirimkan berkas-berkas pengganti antar waktu (PAW) ke DPRD Jatim termasuk akta kematian almarhum Arif HS.

“Nanti DPRD Jatim menyampaikan ke Gubernur Jatim. Baru Gubernur yang menyampaikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pelantikannya di DPRD Jatim nanti bersama dengan pengganti Abdul Halim Iskandar (PKB) yang diangkat jadi menteri,” beber Irwan Setiawan.

Saat ditanya apakah Ketua Fraksi Keadilan Bintang Reformasi DPRD Jatim nantinya juga diberikan kepada Lilik Hendarwati, Irwan mengatakan belum bisa menyampaikan sekarang. Meski demikian ia menyampaikan jatah ketua fraksi masih menjadi hak PKS. “Insya Allah segera akan kita sampaikan siapa yang akan menjadi ketua fraksi, PKS DPRD Jatim, ” ujarnya.

Sebagaimana yang pernah dilakukan Alm Pak Arif HS yang tidak hanya melakukan komunikasi dengan pimpinan partai tapi juga dengan internal fraksi, hal ini pun juga sudah kami lakukan PKS.

Di sisi lain, lanjut Irwan hasil rapat pleno juga mengamanahkan dari Rakornas untuk merekrut anggota sebanyak 200.000 – 300.000 orang. Mulai bulan ini, lanjut Irwan DPD, DPC, dewan pimpinan ranting (DPRa) akan membuka pendaftaran anggota secara serentak untuk mengajak masyarakat berkontribusi melalui PKS. “Kita punya potensi 1,3 juta pemilih di Jatim berdasarkan hasil Pemilu 2019,” jelasnya.

Soal Pilwali Masih Komunikasi

Selain itu dalam rapat pleno tersebut disepakati pilkada 2020 sebagai momentum penting bagi suksesi kepemimpinan daerah dan keberlangsungan pembangunan di Jatim. Menurutnya, PKS siap berkomunikasi dan berkoalisi dengan seluruh elemen partai politik dan organisasi masyarakat.

“Kami juga akan mengoptimalkan peran anggota DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota untuk mengokohkan pelayanan dan pembelaan terhadap masyarakat,” ungkap Irwan.

Untuk Pilwali Surabaya 2020, Irwan mengaku pihaknya masih melakukan komunikasi dengan PKS Surabaya dan tim pemenangan pilkada daerah (TPPD) terkait siapa calon yang akan diusung oleh internal partai. Menurutnya saat ini masih dalam penggodokan oleh PKS Surabaya.

“Masing-masing kader harus mengusulkan tiga nama. Dari 800 kader yang di Jatim akan muncul 5 nama yang akan dipublikasikan oleh TPPD. Target kita sebenarnya Kepala Daerah, Kalaupun cuma Wakil Kepala Daerah ya Alhamdulillah, yang penting ada kader yang maju,” pungkasnya. (ud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry