Kepala DPMPTSP Kabupaten Lamongan, Dina Ariyani saat mengatur suhu AC di ruangan kerjanya. (FT/Ardi).

LAMONGAN | duta.co – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya efisiensi energi di lingkungan perkantoran. Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah pengaturan suhu pendingin ruangan (AC) pada kisaran 24 hingga 26 derajat Celsius saat digunakan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya hemat energi melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pegawai. Selain berdampak pada penghematan biaya operasional, langkah ini juga dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan.

Berbagai upaya efisiensi energi telah diterapkan, mulai dari mematikan lampu dan perangkat elektronik saat tidak digunakan, memaksimalkan pencahayaan alami pada siang hari, hingga penggunaan AC secara bijak sesuai standar yang dianjurkan.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Lamongan, Dina Ariyani, menegaskan bahwa kesadaran kolektif menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

“Hal sederhana yang sudah kami terapkan yakni mematikan lampu dan perangkat elektronik saat tidak digunakan. Termasuk juga mengatur suhu AC pada kisaran 24 hingga 26 derajat Celsius ketika digunakan,” ujar Dina Ariyani, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, pengaturan suhu AC pada rentang tersebut tidak hanya menjaga kenyamanan ruangan, tetapi juga mampu menekan konsumsi listrik secara lebih efisien. Pemanfaatan cahaya alami di siang hari juga dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap lampu.

Lebih lanjut, Dina menyampaikan bahwa penerapan efisiensi energi merupakan bagian dari tanggung jawab instansi pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan mengurangi konsumsi energi berlebih, diharapkan dapat menekan emisi serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Selain itu, DPMPTSP Lamongan terus melakukan edukasi kepada seluruh pegawai guna meningkatkan kesadaran dalam penggunaan energi secara bijak. Edukasi tersebut dilakukan melalui imbauan internal, keteladanan pimpinan, hingga penerapan aturan sederhana yang mudah dijalankan.

“Jika kebiasaan ini dilakukan secara konsisten, dampaknya tidak hanya dirasakan di lingkungan kantor, tetapi juga bisa terbawa ke kehidupan sehari-hari. Ini yang kami harapkan, agar budaya hemat energi bisa menjadi bagian dari gaya hidup,” tambahnya.

Dengan langkah sederhana namun berkelanjutan, DPMPTSP Lamongan optimistis upaya efisiensi energi dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam penghematan anggaran maupun dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. (ard)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry