JOMBANG | duta.co — Inovasi pelayanan publik kembali ditunjukkan Pemkab Jombang. Melalui program bertajuk “Pinter Ngaji”, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang (DPMPTSP) menghadirkan layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bisa selesai dalam satu hari.

Menariknya, layanan ini tidak digelar di kantor. Petugas justru menjemput bola dengan membuka pelayanan di momentum Car Free Day (CFD), saat ribuan warga dan pelaku UMKM berkumpul di pusat kota.

Kepala DPMPTSP Jombang, Bayu Pancoroadi, mengatakan, pendekatan ini sengaja dipilih agar pelaku UMKM yang selama ini belum sempat datang ke Mall Pelayanan Publik Kabupaten Jombang tetap bisa mengurus legalitas usahanya dengan mudah.

“Pinter Ngaji merupakan salah satu bentuk inovasi DPMPTSP untuk melayani UMKM agar bisa mendapatkan NIB dalam satu hari langsung jadi,” ujarnya. Selasa (12/4).

Menurutnya, CFD adalah momentum paling efektif karena menjadi titik kumpul masyarakat Jombang dari berbagai kecamatan. Kondisi ini dimanfaatkan DPMPTSP untuk mendekatkan layanan perizinan langsung ke tengah warga.
Pada kegiatan yang akan digelar 17 Mei mendatang, layanan difokuskan khusus pada penerbitan NIB. Namun ke depan, program ini dirancang menjadi agenda rutin setiap satu bulan sekali dengan konsep kolaboratif lintas OPD.

“Ke depan, kami akan berkolaborasi dengan OPD lain seperti DLH, Disnaker, Bank Jatim, dan OPD lain yang ingin bergabung. Jadi masyarakat bisa mendapatkan banyak layanan dalam satu tempat,” jelasnya.

Langkah ini dinilai strategis karena masih banyak pelaku UMKM di Jombang yang menjalankan usaha tanpa legalitas resmi, bukan karena tidak mau, tetapi karena terkendala waktu dan akses layanan.
Dengan konsep jemput bola di ruang publik seperti CFD, DPMPTSP berharap semakin banyak UMKM yang naik kelas melalui kepemilikan NIB sebagai pintu masuk akses perbankan, pelatihan, hingga perlindungan usaha.

Program “Pinter Ngaji” bukan sekadar pelayanan administratif, tetapi menjadi cara baru pemerintah hadir di tengah denyut ekonomi warga. Sebab, dari selembar NIB yang terbit dalam sehari, ada harapan besar bagi keberlanjutan usaha kecil di Kota Santri.

“Dengan harapan Pemda Jombang bisa melayani masyarakat Jombang saat hari libur,” pungkasnya (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry