DP3P2KB bersama GOW dan Fatayat NU Salurkan KRS di Lokasi TMMD ke-127 Kodim 0823. (Heru/duta.co)

SITUBONDO | duta.co – Dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Situbondo yang mengacu pada Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN Nomor: 329/KEP/G2/2024 tentang Pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kabupaten Situbonbo bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Fatayat NU menyalurkan Nutris kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS), Kamis (12/2/2026).

Pemberian Nutrisi kepada Keluarga Beresiko Stunting (KRS) sebanyak 26 paket tersebut disalurkan di lokasi TMMD ke-128 Kodim 0823, Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.

Dalam hal ini, GOW dan Fatayat NU sebagai komunitas swasta sebagai orang tua asuh yang berperan aktif untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan kuat.

Program ini berfokus pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (0-59 bulan) dari keluarga miskin yang rentan mengalami stunting, maka perlu diberi bantuan pangan bergizi dan pendampingan.

Program GENTING atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini merupakan program gotong royong masyarakat yang bertujuan untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui peran orang tua asuh, yang memberikan bantuan nutrisi.

Imam Hidayat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kabupaten Situbondo mengatakan, untuk menyalur nutrisi Program Genting tersebut, pihaknya melibatkan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Fatayat NU.

Tujuan dari kegiatan ini, sambung Imam Hidayat, agar informasi mengenai program Genting ini dapat diaplikasikan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo melalui peran serta aktif masyarakat sebagai orang tua asuh.

“Program GENTING merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan masyarakat luas untuk memberikan dukungan langsung kepada keluarga yang berisiko stunting, dengan tujuan menciptakan generasi yang sehat dan terbebas dari stunting,” jelas Imam Hidayat.

Pewarta :Heru Hartanto
Editor : Nihzam Alkafy

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry