Memberikan edukasi pada guru SDI Az-Zahro Gresik agar kompetensi Bahasa Inggris lebih meningkat. DUTA/ist
GRESIK | duta.co – Tim dosen Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi pada guru SD Islam Az-Zahro Gresik.
Edukasi itu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengajaran Bahasa Inggris Berbasis Teknologi.
Pengmas ini digelar karena tim dosen UWKS mendapatkan dana hibah yang didanai oleh Direktorat  Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yaitu program Pengabdian Kepada Masyarakat ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.
Pengmas ini memiliki dekapan  kegiatan utama, yaitu pelatihan keterampilan kemampuan mengajar bahasa Inggris, pelatihan keterampilan memproduksi media ajar berbasis IT, pelatihan keterampilan penggunaan aplikasi penunjang pembelajaran,
Juga desain model pembelajaran bahasa inggris berbahasa Inggris, pelatihan keterampilan penggunaan smart technology untuk pembelajaran bahasa inggrsi., pembuatan sistem smart english teaching berbasis web, pelatihan sistem smart english teaching berbasis web, pembuatan modul Smart English Teaching.
Kegiatan ini diketuai Siti Azizah, dari program studi Bahasa Inggris,  dengan anggota tim pelaksana Dr Endang Noerhartati dari program studi PGSD, dan Tjatursari Widiartin dari program studi Informatika.
Di dalam melaksanakan kegiatan ini kolaborasi antara beberapa bidang ilmu sangatlah penting, sehingga Universitas Wijaya Kusuma dapat memberikan kontribusi dan solusi kepada masyarakat.
Siti Azizah mengatakan sebagai dosen Bahasa Inggris, pihaknya memberikan pelatihan untuk membantu meningkatkan keterampilan mengajar bahasa Inggris bagi guru SD Islam Az-Zahro Gresik.
Sekolah ini menerapkan kurikulum pembelajaran unggulan yaitu bahasa inggris kepada siswanya mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. “Karena itu sangatlah penting untuk seluruh guru menguasai keterampilan berbahasa Inggris,” ujarnya.
Endang Noerhartati memberikan  pelatihan peningkatan keterampilan kepada guru SD Islam Az-Zahro Gresik perihal pengetahuan model pembelajaran yang tepat di dalam proses pembelajaran bahasa Inggris bagi SD. Yaitu dengan model pembelajaran SELM (Model Smart English Learning Model). “Dengan sintak yang terdapat pada SELM maka guru akan memiliki panduan bagaimana mengelola kelas dan melakukan pembelajaran bagi siswanya,” katanya.
Tjatursari Widiartin, sebagai dosen  Informatika memberikan keterampilan mengenai penggunaan smart technology untuk pembelajaran bahasa Inggris.
Kegiatan ini juga melibatkan sebanyak 9 mahasiswa untuk ikut serta berkegiatan dalam mewujudkan program MBKM pada BKP KKN-TEMATIK, yaitu Mochammad Aden Rasyidin, Syal Sa Billa Intan Romadona, Muhammad Aziz Al Farisi, Amelia Endah Nur Izzah, Anindya Maharani Putri Ramadhani, Vica Alverina Auria Santoso, dan Moch Azka Rafiuddin. Mahasiswa yang turut serta diberi rekognisi Mata Kuliah minimal sebesar 10 SKS.
Hasil dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Wijaya Kusuma, maka pihak SD Islam Az-Zahro Gresik selaku mitra telah diberikan modul pembelajaran Smart English Teaching beserta Perangkat pembelajaran yang mendukung pembelajaran Smart Technology.
Selain itu guru juga diberi pelatihan mengenai keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak/aplikasi dalam proses produksi materi ajar bahasa inggris berbasis teknologi.
Pelatihan pembuatan media pembelajaran diberikan kepada guru SD Islam Az-Zahro agar para guru terampil dalam membuat media pembelajaran bahasa inggris berbasis teknologi informasi. Guru diberikan materi membuat media pembelajaran menggunakan tool Canva yang dikombinasikan dengan prompt generative artificial intelligence.
Kegiatan ini berdampak sangat luar biasa untuk Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, dosen dan mahasiswa yang terlibat, karena dapat mendukung kinerja dosen dan mahasiswa.
Selain itu bagi mitra juga sangat mendukung untuk peningkatan ilmu para guru, bagaimana menjadi seorang pendidik yang mampu membuat modul pembelajaran bahasa inggris berbasis teknologi informasi.
Dan pengelola sekolah juga dapat meningkatkan kinerja dalam memanajemen pembelajaran mereka lebih efektif dan efesien dengan dibantu oleh teknologi informasi. ril/lis
Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry