Program nenek asuh yang digeber dosen FKK Unusa dengan teman-temannya. DUTA/dok

SURABAYA | duta.co – Dosen program studi (prodi) S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FKK Unusa), Erika Martining Wardani mengedukasi gizi seimbang bagi para lanjut usia (lansia).

Bersama dosen dari kampus lain, Erika membuat program nenek asuh di Puskesmas Tikung Kab. Lamongan.

Erika mengatakan langkah ini dilakukan agar warga bisa memperhatikan kesehatan maupun gizi dari lansia yang ada di Desa Botoputih yang merupakan wilayah dari Puskesmas Tikung, Lamongan. Melalui program ini para lansia bisa melakukan aktivitas seperti biasa. “Bahkan bisa berperan dalam aktivitas yang produktif,” ucapnya.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Erika menjelaskan melalui program nenek asuh ini, ia melakukan pendampingan langsung kepada para lansia. Ini dilakukan mengingat terkendalanya program yang ada di Puskesmas lantaran keterbatasan biaya serta adanya pandemi. “Sehingga para lansia tidak mendapatkan pendampingan untuk memantau gizi dan kesehatannya,” ucapnya.

Erika menjelaskan langkah ini sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dari warga Desa Botoputih agar terhindar dari penyakit. “Kami melakukan pengecekan kesehatan pada semua lansia yang ada di wilayah tersebut,” bebernya.

Lansia yang ada di wilayah tersebut sekaligus mendapatkan edukasi untuk menjaga kesehatan mereka dengan cara menjaga makan yang dikonsumsi. “Cara ini membuat para lansia mulai memahami beberapa makanan yang memang menjadi resiko terjadinya penyakit pada lansia,” ujarnya.

Erika berharap kondisi ini membuat lansia bisa terjaga kesehatannya serta memenuhi kebutuhan gizi yang tepat. “Kami melakukan pembimbingan langsung kepada lansia yang ada di wilayah tersebut,” ucapnya.

Suryani salah satu lansia yang mengikuti program itu mengejelaskan, langkah yang dilakukan oleh dosen Unusa ini cukup baik. Lewat program Nenek Asuh dosen memperhatikan langsung para lansia. Jadi saat kami mau konsultasi kesehatan, mereka membantu dengan sabar dan kami merasa lebih nyaman,” ucapnya.

Suryani berharap kegiatan Nenek Asuh tetap dilaksanakan, alasannya program ini cukup bagus, sehingga kesehatan lansia di perhatikan dengan baik. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry