Keterangan Foto: Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, berbincang dan memberikan motivasi kepada salah satu siswa berprestasi SDN Airlangga I Surabaya saat kunjungan penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan, Senin (23/2/2026).

SURABAYA | duta.co – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyoroti pentingnya penambahan guru inklusi dan peningkatan sertifikasi bagi tenaga pendidik di SDN Airlangga I Surabaya. Hal itu disampaikannya di sela kegiatan penyaluran bantuan sarana dan prasarana pendidikan dari Kementerian UMKM melalui program UMKM Peduli bersama BRI Peduli, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapoksi Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra yang juga Dewan Pakar DPP Gerindra serta Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jawa Timur. Bantuan yang disalurkan difokuskan pada perawatan fasilitas serta penunjang kegiatan ekstrakurikuler guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan bakat siswa.

Di tengah apresiasi terhadap bantuan tersebut, Cahyo menegaskan bahwa perhatian terhadap kebutuhan guru inklusi harus menjadi prioritas. Ia mengungkapkan, saat ini SDN Airlangga I Surabaya memiliki 61 siswa kategori inklusi.

“Dengan keterbatasan sumber daya manusia yang ada, sekolah ini tetap mampu memberikan pelayanan maksimal kepada 61 siswa inklusi. Ini tentu luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.

Namun, menurutnya, jumlah guru dengan kompetensi khusus di bidang pendidikan inklusi masih perlu ditambah agar layanan pembelajaran lebih optimal dan terarah.

“Ke depan harus ada sinergi antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi untuk menambah guru inklusi di sekolah dasar, khususnya di Surabaya. Kalau memang ada keterbatasan anggaran atau formasi, minimal dilakukan pelatihan intensif serta penambahan sertifikasi bagi guru inklusi,” tegas Cahyo.

Ia menilai, sertifikasi dan peningkatan kompetensi guru inklusi menjadi langkah strategis untuk memastikan anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan hak pendidikan yang setara dan berkualitas.

Cahyo juga mengapresiasi manajemen SDN Airlangga I Surabaya yang dinilai kreatif, inovatif, serta aktif dalam berbagai kegiatan positif. Menurutnya, tata kelola sekolah yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan manfaat bantuan yang diterima.

“Insya Allah bantuan ini akan sustain karena manajemen sekolah sangat baik. Kepala sekolah beserta jajaran mampu menjaga semangat inovasi dan kreativitas siswa,” katanya.

Lebih lanjut, ia memuji komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, gotong royong, serta penguatan karakter kepada peserta didik.

Meski demikian, Cahyo menegaskan bahwa dukungan struktural dari pemerintah tetap diperlukan, terutama dalam memperkuat aspek sumber daya manusia di bidang inklusi.

“Kita perlu memberikan stimulus yang lebih maksimal kepada guru-guru, khususnya guru inklusi, agar mereka semakin semangat dan profesional dalam mendampingi tumbuh kembang kognitif anak-anak kita. Ini investasi jangka panjang untuk generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry