
JOMBANG | duta.co — Peningkatan ruas jalan Mojolegi–Panglungan di Kecamatan Wonosalam resmi masuk daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Jombang tahun 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat akses menuju kawasan Perkebunan Panglungan sekaligus mendorong geliat pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.
Proyek yang digarap oleh Dinas PUPR Pemkab Jombang ini difokuskan pada pelebaran bahu jalan serta penguatan tebing di sejumlah titik rawan longsor. Anggaran yang disiapkan melalui APBD 2026 mencapai Rp1,9 miliar.
Direktur Perumda Perkebunan Panglungan, Agus Mujiono, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai, perbaikan akses Mojolegi–Panglungan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi Wonosalam.
“Alhamdulillah, insyaallah ini akan membawa berkah dan manfaat. Akses yang semakin baik akan menjadi pendorong peningkatan perekonomian masyarakat Jombang, khususnya Wonosalam. Semoga proyek ini berjalan lancar dan benar-benar tembus hingga Sumberjo Panglungan,” ujarnya, Kamis (14/5).
Ruas Mojolegi–Panglungan selama ini dikenal sebagai jalur vital menuju kawasan wisata alam, perkebunan, serta sentra UMKM berbasis hasil bumi Wonosalam. Namun kondisi jalan yang sempit dengan kontur tebing curam kerap menjadi kendala, terutama saat musim hujan yang rawan longsor.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi, ini merupakan program strategis dan di harapkan melalui proyek PSD ini, pemerintah daerah berharap konektivitas menuju Panglungan semakin aman dan nyaman dilalui kendaraan wisatawan maupun distribusi hasil perkebunan warga.
Fokus utama karena sejumlah titik berada di lereng perbukitan dengan kemiringan tinggi. Sementara pelebaran bahu jalan diharapkan memberi ruang manuver kendaraan agar lebih aman saat berpapasan.
Jika tuntas sesuai rencana, peningkatan jalan ini diyakini tidak hanya memperlancar arus kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat peran kawasan Panglungan sebagai salah satu penopang ekonomi Wonosalam berbasis agrowisata dan perkebunan.
“Semoga nantinya mampu semua lini bisa terhubung dan mempermudah aset dalam putaran ekonomi,” pungkasnya. (din)



































