
JOMBANG | duta.co – Ratusan anggota Fatayat NU dari seluruh desa di Kecamatan Diwek mengikuti Diba’ Akbar. Acara digelar di Masjid Ali Imron Desa Kayangan, Minggu (25/1). Kegiatan rutin ini digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Diwek.
Tampak hadir Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Jombang, Ning Lailatun Ni’mah, beserta jajaran. Termasuk perwakilan dari Mapolsek dan Koramil Diwek.
Ketua Ranting NU Desa Kayangan H Minal Muslih beserta jajaran juga hadir. Termasuk Ketua dan Sekretaris PAC Muslimat NU Diwek. Dan juga Zunita Erma Zakiyah, anggota DPRD Jombang.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan produk UMKM dari tiap-tiap ranting Fatayat. Termasuk pelantikan kader pendamping konsultasi dan perlindungan anak di lingkup PC Fatayat NU Jombang.
Sekretaris Takmir Masjid Ali Imron, Muhammad Khafid, mengapresiasi kegiatan Fatayat se-Kecamatan Diwek yang digelar di desanya. “Semoga ini menjadi bukti kita sebagai santri Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Ranting Fatayat Desa Kayangan, Siti Fatmawati. Dia mengaku menampilkan UMKM samiler. “Sebagai produk unggulan dari Desa Kayangan, di samping jajanan seperti salat dsn sempol,” ujarnya.
Dia mengaku gembira saat Diba’ Akbar digelar di rantingnya. “Akan lebih menyemangati para anggota Fatayat Kayangan, meskipun di sini sudah aktif kegiatannya,” imbuhnya.
Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Khoiril Anam dari Denanyar menjelaskan makna Isra’ Mi’raj. “Dimenasi keimanan Isra’ Mi’raj akan mendorong umat lslam makin meningkat keimanannya,” ujarnya.
Dimensi ibadah, lanjutnya, akan menjadikan umat lslam rajin mendekat kepada Allah. “Karena dalam lsra’ Mi’raj kita diperintah untuk melaksanakan shalat,” imbuhnya.
Kiai muda ini menambahkan anggota Fatayat NU sudah seharusnya menjadi wanita shalilah. “Caranya tetap taat kepada suami dan sayang kepada keluarga,” pungkasnya. (far)
Kontributor: M Farhan Rafi, pengurus LTN MWCNU Diwek.





































