Suasana lomba--lomba virtual dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI.DUTA/wiwik

SURABAYA | duta.co – Siapa yang tak kenal dokter Tirta. Lelaki bernama lengkap Tirta Mandira Hudhi itu mengajak siswa Smamda Surabaya untuk bisa memiliki mimpi tinggi terutama harus ditanamkan sejak duduk di bangku kelas 1 SMA.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu mengaku sudah memiliki mimpi yang tinggi sejak masuk SMA. Dia mengaku ingin menjadi orang yang dikenal dan berkontribusi positif buat Indonesia.

“Jalannya menjadi dokter. Tidak mudah jadi dokter, butuh waktu panjang. Tapi saya ingin menjadi orang yang yang dikenal dan itu yang saya pegang sampai sekarang,” ujar dr Tirta dalam acara Merah Putih Smamda 2021 (Merput) secara virtual, Senin (16/8/2021).

Cita-cita tinggi itu, kata dr Tirta saat ini bisa diwujudkannya menjadi dokter, dikenal orang dan memiliki puluhan toko. “Yang belum hanya bertemu Presiden Jokowi. Suatu saat pasti bisa,” tandasnya.

Dokter asal Karanganyar Solo itu menjadi salah satu pengisi acara selain ada alumni Smamda Surabaya, Faris Kevin Harlens yang berbagi tentang kisah suksesnya menjadi pengusaha muda.

Acara bertema Keep Being Creative And Achieving In The Pandemic Era itu menggelar acara agustusan secara virtual. Ada lomba paduan suara, melukis, outfit of the day bertema baju adat dan pidato.

Kepala Smamda Surabaya, Astajab mengatakan pandemi tidak mengurangi semangat Smamda untuk merayakan kemerdekaan. “Ini bentuk penghargaan kita pada jasa pahlawan. Ini cara menumbuhkan rasa nasionalisme anak didik. Bagaimana mengisi kemerdekaan ini sesuai dengan porsinya masing-masing,” jelas Astajab. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry