TRENGGALEK | duta.co — Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, MSc, mendapatkan tamu kehormatan ibu-ibu Pengurus Fatayat dan Muslimat NU Kabupaten Tulungagung, Jum’at (10/8/2018) di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Kedatangan Pengurus Fatayat dan Muslimat NU Tulungagung ini untuk bersilaturahmi langsung dengan Emil sekaligus ingin mendoakan keberangkatan Emil bersama istrinya Arumi Bachsin ke Tanah Suci Makkah.

Turut mendampingi kunjungan dari Tulungagung ini, Pengurus Fatayat dan Muslimat NU Kabupaten Trenggalek.

Bupati lulusan Harvard University ini merasa haru dan bangga mendapatkan kunjungan lebih dari 500 pengurus Fatayat dan Muslimat NU Tulungagung tersebut.

Dalam sambutannya, Emil menyebut bahwasannya Tulungagung dan Trenggalek merupakan tetangga dekat yang saling berkaitan. Diceritakan oleh doktor lulusan Jepang tersebut selama ini dirinya memperjuangkan kemajuan bersama daerah-daerah yang ada di Mataraman.

“Kalau Trenggalek maju, bukan berarti kemajuan ini hanya dimiliki Trenggalek, melainkan kemajuan ini akan dirasakan oleh beberapa daerah lainnya, salah satunya Tulungagung,” ungkap Emil Dardak.

Lebih lanjut, Waketum APKASI ini menjelaskan, aat ini dirinya bersama 6 Kepala Daerah Tunggal Rogo Mandiri bercita-cita dan berusaha mewujudkan tersambungnya jalur Selingkar Wilis.

“Kalau dulu Argo wilis menjadi pemisah dari 6 daerah, dengan adanya Selingkar Wilis, gunung Wilis menjadi penghubung dari enam daerah dan tentunya akan memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat di sekitarnya,” papar Emil Dardak.

Selain itu, Emil juga menceritakan terkait rencana Pemerintah pusat yang akan fokus membangun jalan yang menghubungkan antara Popoh dan Prigi.

“Anggarannya cukup besar, lebih dari Rp 1 triliun untuk membangun jalan ini, yang tentunya dapat membantu masyarakat Trenggalek dan Tulungagung,” ungkapanya.

Emil juga menyinggung perihal pembangunan Bandara di Kediri yang akan cukup dekat dengan Tulungagung. Selain itu juga disebutkan olehnya telah disetujuinya pembangunan Tol dari Kertosono ke Kediri dan dimungkinkan sampai dengan Tulungagung.

Sementara, Hj. Nyai Miftahur Rohmah, Ketua Muslimat NU Kabupaten Tulungagung, dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukurnya semua pengurus Fatayat dan Muslimat NU bisa bertatap muka langsung dan diterima dengan baik oleh Bupati Trenggalek, Emil Dardak.

Disampaikan Miftahur Rohmah, sebenarnya Fatayat dan Muslimat NU, bisa mendoakan Bupati Trenggalek atas niatannya berangkat ke Tanah Suci Mekah ini dari rumah. Namun menurutnya itu kurang lengkap dan puas bila tidak mendoakan langsung dan bisa bertatap muka dengan Bupati Trenggalek tersebut.

“Kami tidak lupa mendoakan Bupati Emil Dardak dan ibu Arumi Bachsin bisa menjadi Haji yang Mabrur sepulang dari Tanah Suci Mekkah nanti, serta bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tuturnya.

Kunjungan keluarga besar Fatayat dan Muslimat NU Tulungagung ini diakhiri dengan berswafoto bersama Bupati Trenggalek ini dengan masing masing pengurus ranting sebagai bentuk kenang-kenangan keakraban Emil Dardak dengan Pengurus Fatayat dan Muslimat NU Tulungagung. (ham)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.