SURABAYA | duta.co – Insya-Allah, Rabu (14/11/2018) Halaqah II ‘Komite Khitthah’ yang digelar bersama Dzurriyah Muassis (anak-cucu pendiri) NU, siap digelar. Kamis (8/11) sejumlah kiai dan dzurriyah pendiri NU menggelar rapat tertutup di Graha Astranawa, Surabaya.

“Seperti kita tahu, Halaqah pertama yang digelar di Dalem Kasepuhan PP Tebuireng, sangat viral. Dari media youtube saja, jutaan nahdliyin menyaksikan. Belum media online, cetak serta elektronik. Hari ini, masih banyak pertanyaan, kapan Halaqah II digelar? Apakah boleh ikut dalam pertemuan tersebut?”  demikian disampaikan Gus Rozaq, salah satu dzurriyah muassis NU dari KH A Wahab Chasbullah kepada duta.co, Kamis (8/11/2018).

Diakui Gus Rozaq, bahwa, menjelang Halaqah II, sejumlah kiai menggelar pertemuan tertutup di Graha Astranawa, Surabaya. Selain melakukan evaluasi  terhadap halaqah pertama, pertemuan ini juga mengantisipasi banyaknya peserta yang hadir. Sebab, selain kiai-kiai Jawa Timur, antusiasme dari Jawa Tengah juga luar biasa. Di samping, tentu, dukungan warga NU di luar Jawa.

“Yang perlu ditekankan di sini, bahwa, Komite Khitthah ini ansih urusan penegakan khittah NU, tidak ada agenda politik praktis sedikit pun. Tidak ada urusan dukung-mendukung Pilpres 2019. Para kiai, dzurriyah muassis NU, ini menangis, ketika menyaksikan jamiyah Nahdlatul Ulama secara terang-terangan diseret ke politik praktis. Itu saja,” tegasnya. (mky)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.