PENCARIAN : Suasana ditepi pantai dimana petugas berangkat melakukan pencarian (duta.co/syaiful adam)

TUBAN | duta.co – Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dibantu warg Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban melakukan pencarian terhadap salah seorang nelayan desa setempat yang dikabarkan tenggelam saat melaut. Selasa (23/6/2020)

Ketua Rukun Nelayan (RN) Desa Beji, Muzamil saat dikonfirmasi Duta mengungkapkan kabar tenggelamnya nelayan yang diketahui bernama Sariyan (48) warga Desa Beji, Kecamatan Jenu itu pertama kalinya diketahuinya dari teman sesama nelayan yang sedang melaut. Saat itu mendapati perahu milik korban terombang-ombing ditengah laut tanpa ada orangnya.

“Mendapati perahu milik korban tanpa adanya korban, nelayan tersebut langsung menghubungi saya, setelah itu perahu milik korban dibawah menepi oleh nelayan yang menemukan, saat itu juga saya menghubungi BPBD,” ungkap Muzamil.

Informasi yang di himpun, korban berangkat melaut sekitar pukul 03.00 WIB pagi. Waktu itu, korban berangkat sendirian untuk mencari udang dan rajungan.

“Korban berangkat melaut sebelum subuh. Diperahunya itu korban hanya sendirian, dugaan sementara korban jatuh karena gelombang tinggi, saat akan menebar jaring,” jelasnya.

Muzamil juga menambahkan selang beberapa jam setelah perahu korban dibawah menepi, nelayan lain yang saat itu sedang melaut mengaku jaring miliknya yang akan di tarik menyangkut jasad korban, namun karena takut dirinya memotong jaringnya dan menandai dengan pelampung.

“Nelayan yang menemukan jasad korban tidak mengetahui kalau itu tetangganya sendiri, karena ketakutan nelayan yang menemukan jasad korban langsung memotong jaringnya dan memberikan tanda pelampung, setelah itu nelayan yang menemukan menepi untuk meminta bantuan,”

Setelah BPBD datang kelokasi, petugas BPBD Tuban bersama sabandar dan dibantu sejumlah nelayan mencari keberadaan korban. Namun naas jasad korban yang awalnya tersangkut jaring itu saat diangkat oleh petugas sudah tidak ada.

“Saat ini petugas bersama nelayan lainnya ada empat perahu nelayan yang turut serta melakukan pencarian di sekitar wilayah korban pertama kali diketahui. Semoga saja segera ketemu,” pungkasnya. (sad)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry